Iklan Astra Motor

Ajak Masyarakat Waspadai DBD, Kenali Gejala dan Terapkan 3M Plus

Ajak Masyarakat Waspadai DBD, Kenali Gejala dan Terapkan 3M Plus

Ajak Masyarakat Waspadai DBD, Kenali Gejala dan Terapkan 3M Plus-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan mengenali gejala sejak dini dan menerapkan langkah pencegahan melalui gerakan 3M Plus di lingkungan rumah masing-masing.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim dr Eni Zatila mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele penyakit DBD yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

"Nyamuk tersebut dapat berkembang biak di lingkungan sekitar, terutama pada tempat-tempat yang menampung air," ujar dr Eni, Senin 26 Oktober 2026.

Menurutnya, kewaspadaan terhadap DBD perlu dimulai dari kemampuan masyarakat mengenali gejala yang muncul. "Salah satu gejala utama penyakit ini adalah demam tinggi yang terjadi secara mendadak," katanya.

BACA JUGA:Byson vs Kijang, Satu Tewas di TKP

BACA JUGA:Pemkab Muara Enim Siapkan Kredit Inklusi untuk Petani-UMKM

Selain demam, gejala DBD juga dapat berupa sakit kepala, nyeri di belakang mata, nyeri otot dan sendi, mual, muntah, hingga munculnya ruam pada kulit.

"Gejala yang dialami setiap orang dapat berbeda sehingga masyarakat perlu memperhatikan kondisi tubuh ketika mengalami demam," jelas dr Eni.

Masyarakat juga diminta mengenali tanda-tanda bahaya DBD, seperti nyeri perut hebat, muntah terus-menerus, perdarahan, lemas berat, serta tangan dan kaki terasa dingin.

Kondisi tersebut memerlukan pertolongan medis segera karena dapat menandakan penyakit yang semakin berat.

BACA JUGA:Mutasi PNS dan PPPK Dekat Keluarga Mulai 2027, BKPSDM Muara Enim Tunggu Petunjuk

BACA JUGA:Diduga Curi Material KAI Senilai Rp753 Juta

Oleh karena itu, lanjut dr. Eni, masyarakat yang mengalami demam dan dicurigai mengarah pada DBD diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

"Pemeriksaan sejak dini penting agar kondisi pasien dapat dinilai dan penanganan yang sesuai bisa diberikan tanpa menunggu munculnya tanda bahaya," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: