PALEMBANG, PALPOS.ID - Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) memiliki kewajiban menjaga berbagai aset perusahaan.
Tujuannya agar dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan perusahaan maupun negara. Aset yang dimiliki KAI berupa sarana dan pra sarana. Aset sarana yaitu aset yang berkaitan langsung dengan operasional perjalanan kereta api seperti lokomotif, kereta, gerbong, dan lainnya. Sedangkan Aset pra sarana yaitu aset yang tidak ada kaitannya secara langsung dengan operasional perjalanan kereta api di antaranya aset tanah, rumah perusahaan, dan bangunan dinas. BACA JUGA:Belum Vaksin Booster, Pelanggan KAI Wajib Tes RT-PCR “KAI berkomitmen untuk selalu menjaga seluruh aset yang dimiliki perusahaan agar dapat terus memberikan manfaat bagi KAI dan masyarakat luas,” kata Kabag Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, Kamis 08 September 2022. Selain dimanfaatkan untuk kepentingan dinas, KAI juga melakukan optimalisasi atas aset tersebut dengan cara dikomersialkan, sehingga aset-aset itu menjadi produktif dan dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Bentuk komersialisasi aset pra sarana tersebut dipergunakan di antaranya sebagai kantor, rumah makan, parkir, dan sebagainya. Total aset tanah KAI seluas 40.887.775 m2 yang tersebar di berbagai wilayah Divre III Palembang. BACA JUGA:Penumpang Kereta Api Belum Vaksin Booster Wajib Antigen Untuk aset yang telah dilakukan sertifikasi seluas 2.943.524 m2 dan secara bertahap KAI terus melakukan pensertifikatan dan penjagaan untuk mengamankan asetnya. “Guna mempercepat proses sertifikasi aset tersebut, KAI Divre III Palembang telah berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti Kejaksaan, Kantor Pertanahan masing-masing kota atau kabupaten, juga pihak penegak hukum,” tuturnya. ‘’Termasuk dukungan dari Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto sewaktu Dirut KAI, Didiek Hartantyo melakukan audiensi, 2 September 2022 lalu,” ungkapnya. ‘’Kerja sama tersebut dilakukan dalam rangka pengembalian aset-aset negara yang ada di pihak ketiga,” tegas Aida. BACA JUGA:Jaga Keselematan, Dishub Muara Enim Bangun 4 Pos Perlintasan Kereta Api Selain pensertifikatan, KAI juga melakukan penjagaan aset. Penjagaan tersebut meliputi pendataan atau mapping aset, pemasangan patok tanda batas, pemasangan plang penanda aset. Kemudian, pemagaran (pasca penertiban), penertiban, dan penyelamatan aset melalui jalur hukum atau litigasi. Jika ditemukan aset yang bermasalah, maka KAI akan menertibkan aset tersebut melalui berbagai langkah. Baik melalui metode non-penertiban, penertiban, atau bahkan harus menempuh jalur hukum berupa gugatan perdata/TUN atau laporan pidana. BACA JUGA:Penumpang Kereta Api Wajib Vaksin Booster Aida menegaskan, KAI terus melakukan berbagai upaya dalam mengamankan aset-aset perusahaan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan menjaga aset yang dimiliki, KAI ikut andil dalam menjaga aset negara yang dapat digunakan untuk kepentingan bangsa. (*/rilis)KAI Divre III Palembang Jaga dan Selamatkan Aset
Kamis 08-09-2022,15:48 WIB
Reporter : Septi
Editor : Bambang
Kategori :
Terkait
Kamis 27-08-2026,19:46 WIB
Kelompok Kadarkum Kelurahan Sepuluh Ilir Ikuti Sosialisasi Sadarkum
Kamis 27-08-2026,14:13 WIB
'DIGITAL IDENTITY' menuju Reformasi Administrasi Publik
Sabtu 15-08-2026,16:16 WIB
KAI Divre III Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian Lewat InternHub
Senin 27-07-2026,21:26 WIB
Optimalkan Keselamatan, KAI Divre III Palembang Tutup 20 Perlintasan Liar
Jumat 24-07-2026,16:08 WIB
Peringati Hari Anak Nasional 2026, KAI Divre III Palembang Edukasi Keselamatan Lewat Children's Day Festival
Terpopuler
Selasa 08-09-2026,21:21 WIB
Tablet Infinix XPAD 30 Pro Hadir dengan Baterai 8.200 mAh, Bisa Putar Video hingga 31 Jam
Selasa 08-09-2026,21:24 WIB
Xiaomi 17T Hadir dengan Kamera Leica 50 MP dan Baterai 6.500 mAh, Dibanderol Rp9,9 Jutaan
Selasa 08-09-2026,21:18 WIB
Pucuk Kencur Tak Hanya untuk Lalapan, Ini Kandungan dan Manfaat Daun Kencur Muda bagi Kesehatan
Selasa 08-09-2026,21:10 WIB
Emas Antam Kembali Terkoreksi, Turun Rp10.000 ke Level Rp2,62 Juta per Gram
Rabu 09-09-2026,11:55 WIB
Harga Rp192 Jutaan, Hunter SK500 Tawarkan Mesin Twin Cylinder dan Sensasi Moge Klasik.
Terkini
Rabu 09-09-2026,18:03 WIB
Bansos 2026: Jadwal Cek Bansos serta Besaran Dana PKH dan BPNT Lengkap
Rabu 09-09-2026,16:55 WIB
Pusri Wujudkan Ekonomi Sirkular, Melalui Pelatihan Menjahit Kampung Sehat
Rabu 09-09-2026,16:49 WIB
Bupati Toha: Masyarakat Harus Sejahtera Tanpa Melanggar Aturan
Rabu 09-09-2026,16:43 WIB