BATURAJA, PALPOS.ID - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten OKU, H Achmad Tarmizi menegaskan bahwa pihaknya tetap mengusulkan anggaran buat Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk ASN di wilayahnya diperuntukan selama tiga bulan.
"Kita tetap ajukan usulan di APBD Perubahan 2022 ini dana TPP selama 3 bulan. Mudah-mudahan usulan kita itu disetujui dewan," tegas Sekda saat dibincangi wartawan, Selasa 20 September 2022. Diungkapkan Sekda, saat ini TPP ASN OKU masih dibahas di DPRD OKU. "Masih di Badan Anggaran (Badan Anggaran) DPRD OKU, baru kemarin mulai dibahas," tuturnya. Sekda berharap DPRD OKU dapat menyetujui usulan TPP ASN tersebut. "Mudah-mudahan disetujui DPRD OKU," tandasnya. BACA JUGA:Pemkab OKU Usulkan Kuota Tambahan BBM Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pemkab OKU melalui BPKAD OKU menganggarkan TPP untuk ASN dilingkungan Pemkab OKU senilai Rp15 miliar. Jumlah itu diperuntukan untuk 6.000 ASN. TPP rencananya diberikan selama tiga bulan. Usulan untuk pengajuan TPP itu sendiri saat ini sudah disetujui oleh Pj Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah dan Sekda OKU, H Achmad Tarmizi Kepala BPKAD OKU Hanafi mengatakan, pihaknya sendiri berusaha agar TPP yang diterima ASN OKU nanti besarannya sama dengan Tunjangan Kinerja (Tukin) ASN yang sudah dibayar selama tiga bulan pada semester pertama tadi. BACA JUGA:Kuota Penerimaan PPPK Kabupaten OKU Capai 568 Orang Menurut dia, tukin atau TPP sendiri diberikan kepada ASN dengan nilai disesuaikan dengan kemampuan keuangan di kas daerah. "Artinya dianjurkan diberikan, namun sifatnya tidak wajib. Kita lihat dulu kemampuan kas daerah," katanya. Berhubung kondisi keuangan di kas daerah Kabupaten OKU sendiri pada 2022 ini mengalami defisit dan Pemkab OKU memiliki hutang kepada pihak ketiga yang nilainya mencapai Rp107 miliar. Maka TPP atau Tukin ASN Kabupaten OKU itu tidak bisa diberikan full selama 12 bulan kepada ASN. BACA JUGA:Inflasi, Pemkab OKU Siapkan Dana Miliaran "Untuk APBD Perubahan 2022 ini kita akan fokuskan terlebih dahulu membayar hutang kepada pihak ketiga. Nilainya mencapai Rp38 miliar. Sementara sisanya sudah dilunasi pada APBD induk 2022," ungkapnya. Mengingat hal itu lanjut Hanafi, pihaknya berharap kepada ASN untuk bersabar dan banyak-banyak bersyukur. Sebab ditengah kondisi keuangan di OKU yang lagi defisit seperti saat ini, Pemkab tetap memperjuangkan akan memberikan TPP kepada ASN. (*)TPP Untuk ASN Kabupaten OKU Tetap Diusulkan 3 Bulan
Selasa 20-09-2022,17:03 WIB
Reporter : Eco
Editor : Bambang
Tags : #tpp asn
#sekda oku
#pemkab oku
#kabupaten oku
#h achmad tarmizi
#diusulkan tiga bulan
#asn kabupaten oku
Kategori :
Terkait
Jumat 04-09-2026,13:47 WIB
Pengurus DPC KSPSI OKU Resmi Dilantik, Sekda Dorong Perkuat Sinergi Pekerja dan Pengusaha
Rabu 02-09-2026,14:50 WIB
Tamkot Baturaja Akan Ditata Menjadi Ruang Publik Yang Nyaman dan Ikonik
Selasa 01-09-2026,15:32 WIB
Nama Sekda OKU Dicatut Oknum Tak Bertanggung Jawab, Masyarakat Diminta Waspada
Minggu 30-08-2026,17:23 WIB
Pemkab OKU Raih Penghargaan Detik Sumatera Awards 2026
Kamis 27-08-2026,13:10 WIB
4 Bulan Tak Hujan, Pemkab OKU Gelar Sholat Istisga'
Terpopuler
Senin 07-09-2026,16:15 WIB
Bansos 2026: Skema Cek Status Penerima Bansos Kemensos 2026 Tahap 3 Cair ke Rekening
Senin 07-09-2026,11:28 WIB
Segera Rampungkan Benteng 138 Km untuk Gajah di TNWK, SMBR Kokohkan Infrastruktur Konservasi Di Lampung
Senin 07-09-2026,14:37 WIB
Harga Emas Antam Susut Tipis, Berikut Analisa Tai Wong Keputusan The Fed
Senin 07-09-2026,16:45 WIB
Pemekaran Wilayah Sulawesi Tengah: Wacana Pembentukan Kabupaten Pamona Raya Sudah Berdasarkan Pertimbangan
Senin 07-09-2026,11:59 WIB
Herman Deru Konsisten Perkuat Literasi Sumsel, Perpusnas Beri Apresiasi
Terkini
Selasa 08-09-2026,11:12 WIB
Sambal Leunca, Kuliner Khas Sunda yang Pedas dan Menggugah Selera
Selasa 08-09-2026,11:06 WIB
Nasi Tumpeng, Warisan Kuliner Indonesia yang Tetap Eksis di Tengah Perubahan Zaman
Selasa 08-09-2026,10:51 WIB
Rujak BonCabe, Perpaduan Pedas dan Segar yang Makin Digemari Masyarakat
Selasa 08-09-2026,07:20 WIB
Dugaan Korupsi KUR BSB, Tiga Terdakwa Terancam Pidana Seumur Hidup, Debitur Disebut Hanya Terima Rp500 Ribu
Senin 07-09-2026,21:44 WIB