PALEMBANG, PALPOS.ID - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel SA Supriono membuka Focus Group Discusssion (FGD) evaluasi RPJPD tahun 2005 - 2025 di Ballroom Hotel Aryaduta, Senin 07 November 2022.
Dimana, menurut Supriono, evaluasi tersebut dilakukan sebagai sarana dalam menghadapi perubahan struktur ekonomi dan pembangunan global yang saat ini terjadi secara cepat. "RPJPD ini harus terus menerus dilakukan evaluasi sehingga kita mengetahui rencana apa yang harus dilakukan di masa mendatang," katanya. Terlebih, belum lama ini Imdonesia, termasuk Sumsel baru saja melewati pandemi covid 19 yang sangt berdampak pada sejumlah sektor mulai dari ekonomi hingga pembangunan. BACA JUGA:Pemprov Sumsel Raih Penghargaan Penyelenggara PTSP dan PPB Terbaik Dia menilai, RPJPD tersebut memang perlu dilakukan. Hal itu, menjadi tolak ukur kesesuaian antara RPJMD dan RPJPD. "Dengan evaluasi ini, kita dapat melihat singkronisasi rencana jangka panjang dan rencana menengah pembangunan ini. Jika belum tercapai, maka akan disesuaikan," bebernya. Dia menyebut, evaluasi ini juga untuk menyelaraskan antara rencana pemerintah daerah dan pusat berjalan sebagaimana mestinya. "Pernak pernik rencana pembangunan di Sumsel ini harus juga selaras dengan RPJPN. Karena kita menginginkan Sumsel ini juga sebgai penggerak ekonomi regional dan penyedia energi berkelanjutan," paparnya. BACA JUGA:Pemprov Sumsel Efektifkan Penggunaan DTU dan BTT untuk Kendalikan Inflasi Sebab itu, dia mengharapkan, agar dalam penyusunan RPJPD tahun 2025-2045 nantinya dapat dilakukan sebaik baiknya dengan melihat keselarasan empat RPJMD yang telah dilakukan. "Dalam penyusunan rencana 20 tahunan itu harus juga dilakukan dengan baik agar program tersebut tidak parsial. Semua program harus berkaitan dan selaras. Program Energi Baru Terbarukan juga harus ada dalam RPJPD mendatang," ujarnya. Sementara itu, Kepala Bappeda Sumsel, Regina Ariyanti mengatakan, evaluasi tersebut sebagai patokan dlam penyususnan RPJPD tahun 2025-2045. BACA JUGA:Pemprov Sumsel Gelar Operasi Pasar, Wagub Mawardi Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi "Evaluasi ini sebagai patokan kita. Jadi nanti jika ada yang belum tercapai, akan kita sesuaikan sehingga pembangunan yang dilakukan dapat terus berkelanjutan," katanya. Sebelumnya, Koordinator Nasional Proyek Land4Lives Icraf Indonesia Andree Ekadinata mengemukakan sarnnya dlam penyusunan RPJPD 2025-2045 mendatang. Dimana, Sumsel perlu mewaspaidai perubahan lingkungan yang menyebabkan menurunnya potensi di sektor SDA. Hal ini mengingat kekayaan SDA di Sumsel termasuk pertanian dan erkebunan menjadi ujung tombak ekonomi Sumsel. BACA JUGA:Pemprov Sumsel Optimalisasi Program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem "Sumsel perlu memikirkan pencegahan dan penanganan bencana. Serra melanjutkan pembangunan berbasis lahan, slah satunya dengan cara ekspansi," katanya. Dia meyakini, Sumsel mampu mengembangkan pertanian dan perkebunan dalam mendongkak ekonomi dan pemvangunan dengan hanya menjaga daya tampung. "Jasa ekosistem yang menjadi daya dukung yakni penyediaan pengaturan, pundukung, dan budaya. Hal itu bisa menopang pengembangan daerah ini," pungkasnya. Diketahui, FGD tersebut diikuti oleh sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel, Pemkab, maupun Pemkot. (*/rilis)Pemprov Sumsel Evaluasi RPJPD Tahun 2005-2025
Selasa 08-11-2022,12:01 WIB
Editor : Bambang
Tags : #sekda sumsel
#sa supriono
#perubahan struktur ekonomi
#pemprov sumsel
#pembangunan global
#hotel aryaduta
#evaluasi rpjpd
Kategori :
Terkait
Selasa 13-10-2026,13:58 WIB
Percepat Pembangunan 3.258 KDKMP, Sekda Sumsel Edward Candra Bentuk Tim Pemantauan dan Verifikasi
Selasa 13-10-2026,13:30 WIB
Jawab Pandangan Umum Delapan Fraksi DPRD, Pemprov Sumsel Tegaskan Prioritas APBD 2027
Minggu 11-10-2026,20:13 WIB
Buka Kongres IKAPTK Banyuasin, Sekda Sumsel Edward Candra Tekankan Integritas dan Disiplin Alumni
Sabtu 10-10-2026,20:46 WIB
Gubernur Herman Deru Apresiasi Pengabdian Sandi Nugroho dan Sambut Kapolda Sumsel Rony Samtana
Sabtu 10-10-2026,14:06 WIB
Sekda Sumsel Edward Candra Paparkan Isu Strategis Sosial, Penanganan Karhutla dalam Reses Komisi VIII DPR RI
Terpopuler
Selasa 13-10-2026,17:50 WIB
Bansos 2026: Cek Berapa Dana yang Cair ke Saldo KKS Oktober, Ini Rincian PKH dan BPNT Tahap 4
Selasa 13-10-2026,17:24 WIB
Pemekaran Jawa Tengah: Kabupaten Majenang Diusulkan Jadi DOB, Ini 10 Kecamatan yang Masuk Rencana
Selasa 13-10-2026,14:05 WIB
Samsung Galaxy S26 FE: 6 Alasan Worth It Naik Kelas ke Galaxy S dari Kamera Flagship hingga 47 Fitur Galaxy AI
Selasa 13-10-2026,16:49 WIB
Dugaan Korupsi Wabup PALI, JPU Sebut Terkait Proyek, Kuasa Hukum Iwan Tuaji Janji Ungkap Keterlibatan APH
Selasa 13-10-2026,12:33 WIB
BYD Atto 1 Naik Kelas! Seagull Terbaru Makin Bongsor, RWD dan Punya Frunk.
Terkini
Rabu 14-10-2026,06:42 WIB
Beyond Wealth Management: Bagaimana DBS Treasures Mendampingi Perjalanan Kekayaan Nasabah
Selasa 13-10-2026,21:56 WIB
AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang
Selasa 13-10-2026,21:49 WIB
Cegah Narkoba di Internal Polri, 32 Personel Polsek Batanghari Leko Jalani Tes Urine
Selasa 13-10-2026,21:45 WIB
Belasan Truk ODOL Terjaring Razia di Prabumulih, Kelebihan Muatan Langsung Ditilang
Selasa 13-10-2026,21:42 WIB