PALEMBANG, PALPOS.ID – Memasuki usia 6 bulan, bayi harus mulai diberikan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). Hal ini karena ASI saja sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi anak.
Namun tidak sedikit para ibu yang masih belum memahami prinsip-prinsip dalam pemberian MPASI. Untuk itulah para dosen Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sriwijaya (Unsri) terus semangat memberikan edukasi dan demonstrasi terkait pemberian MPASI kepada masyarakat. “Edukasi dan demonstrasi seputar MPASI di Posyandu Melati Plaju ini adalah kegiatan pengabdian masyarakat yang kami lakukan pada pekan ketiga dari seluruh rangkaian kegiatan Nutrition Camps 2022,” kata Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Prodi Gizi FKM Unsri sekaligus ahli gizi Dr Anita Rahmiwati SP MSi kepada palpos.id, Minggu (4/12). Anita mengatakan, MPASI yang baik sangat diperlukan agar tumbuh kembang bayi berjalan dengan optimal , terutama saat bayi memasuki usia 6 bulan. Masa transisi dari ASI eks k lusif sampai pemberian makan seperti makanan keluarga berlangsung selama bayi atau anak berusia 6 - 23 bulan . “Pada periode ini merupakan masa kritis untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi ,” kata Anita. Ditambahkannya, ada 4 prinsip penting dalam pemberian MP ASI pada bayi atau anak yaitu adekuat atau cukup, aman , higienis dan diberikan secara responsi f. Adapun resep MP ASI yang didemonstrasikan yakni nasi tim ikan patin untuk bayi usia 9 - 11 bulan dan bubur ayam tempe bayam Brazil yang ditujukan bagi bayi usia 6 - 8 bulan. MPASI yang di demonstrasikan ini adalah MP ASI yang lengkap zat gizinya karena sudah mencakup kebutuhan nutrisi bayi yaitu kaya akan karbohidrat, protein, zat besi, dan lemak . “Kedua resep ini juga mudah untuk diprakt i kkan karena bahan-bahannya mudah didapatkan. Sayuran yang digunakan juga bisa dari sayuran y an g dapat ditanam di sekitar pekarangan rumah ,” kata Anita. Kegiatan edukasi dan demonstrasi ini mendapat sambutan yang meriah dari ibu-ibu setempat. Mereka tampak antusias dan banyak merespon dengan mengutarakan pertanyaan terkait cara pembuatan MP-ASI. Kegiatan pengabdian masyarakat ini sendiri diselenggarakan oleh dosen dibantu lima mahasiswa Prodi Gizi FKM Unsri bersama Pertamina RU IIII. Kegiatan ini dihadiri oleh staf Puskesmas Plaju, kader posyandu dan ibu- balita setempat. (*)Begini Cara Tepat Pemberian MPASI Menurut Ahli Gizi Unsri
Senin 05-12-2022,16:59 WIB
Editor : Mesi
Kategori :
Terkait
Kamis 29-01-2026,12:07 WIB
HUT ke-71 IIDI, Ketua BKOW Sumsel: Istri Dokter Jadi Motor Penggerak Kesehatan dan Sosial.
Senin 15-12-2025,16:50 WIB
Anggota Polres Muba Harus Berintegritas dan Dedikasi Kinerja Tinggi
Jumat 05-12-2025,15:28 WIB
Pemkot Prabumulih Berangkatkan 40 Warga Umroh Apresiasi 2025, Bentuk Penghargaan bagi Pengabdi Masyarakat
Jumat 21-11-2025,11:37 WIB
Optimalisasi Program Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Melalui Edukasi Berbasis Masyarakat
Kamis 30-10-2025,18:05 WIB
Tim Gizi Unsri Berdayakan Warga Desa Ibul Besar I Olah Pangan Lokal Jadi Snack Bergizi untuk Balita
Terpopuler
Kamis 05-02-2026,11:50 WIB
Semifinal AFC Futsal 2026: Indonesia vs Jepang, Ujian Terberat Garuda Menuju Final.
Kamis 05-02-2026,17:01 WIB
PLN Terus Percepat Pemulihan Kelistrikan Aceh, 6.432 Desa Telah Kembali Menyala
Kamis 05-02-2026,16:57 WIB
PLN Dukung Langkah Strategis IBC dan Mitra untuk Percepat Hilirisasi Industri Baterai Terintegrasi Nasional
Kamis 05-02-2026,18:19 WIB
Bansos 2026: Ini Nomor Layanan Pengaduan Resmi dan 9 Bantuan Sosial yang Bakal Cair Tahun Ini
Terkini
Kamis 05-02-2026,20:30 WIB
Audiensi Sekda Muara Enim, Kakanwil Kemenkum Sumsel Bahas Monitoring Efektivitas Posbankum di Desa/Kelurahan
Kamis 05-02-2026,20:20 WIB
Perkuat Sinergi Dengan Notaris, Kanwil Kemenkum Sumsel Ikuti Rapat Kerja Pengurus Daerah Ikatan Notaris
Kamis 05-02-2026,20:00 WIB
BPKAD Sumsel Tegaskan Kaji Ulang Kontrak BGS RS Siloam Menuju PAD yang Lebih Relevan
Kamis 05-02-2026,19:50 WIB
Pemkab Muba dan Telkomsel Bahas Program BTS Komdigi dan Gotong Royong Tahun 2025–2026
Kamis 05-02-2026,19:40 WIB