2.Asal Nama "Wonogiri"
Asal kata "Wonogiri" berasal dari bahasa Jawa, di mana "wana" berarti hutan atau sawah, sementara "giri" berarti gunung atau pegunungan. Nama ini sangat cocok menggambarkan karakteristik geografis kabupaten ini yang sebagian besar terdiri dari sawah, hutan, dan gunung.
3.Kota Gaplek: Surganya Singkong
Salah satu fakta menarik tentang Kabupaten Wonogiri adalah perannya sebagai produsen singkong atau ubi kayu terbesar. Dengan produksi melebihi 1 juta ton per tahun, singkong telah menjadi makanan utama bagi penduduk Wonogiri.
Bahkan, beberapa wilayah di sini fokus pada monokultur singkong. Singkong yang diproduksi di Kabupaten Wonogiri diolah menjadi berbagai produk, seperti tiwul, tape, getuk, tepung, dan camilan ringan seperti singkong keju. Kebiasaan menanam singkong telah menjadi bagian penting dari budaya dan ekonomi lokal.
4.Pangeran Sambernyawa: Pahlawan Wonogiri
Sejarah Wonogiri tidak dapat dipisahkan dari peran Raden Mas Said atau KGPAA Mangkunegara I. Ia adalah tokoh yang memilih Wonogiri sebagai basis perjuangannya melawan penjajahan Belanda. Pangeran Sambernyawa, julukan yang diberikan oleh VOC, adalah sosok yang selalu membawa kematian bagi musuh-musuhnya dalam setiap pertempuran.
Ia berhasil memerintah selama lebih dari 40 tahun dan meninggalkan warisan berupa pembangunan tempat ibadah dan perkembangan kebudayaan. Pemerintah bahkan mengangkatnya sebagai pahlawan nasional pada tahun 1983.
5.Wisata yang Memikat
Kabupaten Wonogiri tidak hanya kaya akan alam dan sejarah, tetapi juga menawarkan berbagai tempat wisata yang memikat. Objek wisata seperti Waduk Gajah Mungkur, Wisata Pantai Nampu, dan Wisata Gantole menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Selain itu, terdapat situs bersejarah seperti Kahyangan di Dusun Dlepih, Tirtomoyo, yang menawarkan pesona budaya dan sejarah yang kaya. Pantai Sembukan, Gua Putri Kencono, Museum Wayang Kulit, Taman Bidadari Edupark, Menara Pandang Soko Gunung, Air Terjun Kalimas, dan Bukit Cumbri juga merupakan destinasi wisata yang tak boleh dilewatkan bagi para pengunjung.
6.Tari Kethek Ogleng: Seni Tari Tradisional