Mayoritas terdiri dari pekerja dengan status buruh/karyawan (33,35 persen) dan mereka yang berusaha dibantu dengan buruh tetap (3,45 persen).
Peningkatan dalam sektor formal dapat menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja di Kalimantan Selatan.
7. Masa Depan Ekonomi Kalimantan Selatan: Potret Optimisme
Dengan kekayaan alamnya, Kalimantan Selatan memiliki potensi ekonomi yang besar.
BACA JUGA:Pemekaran Kabupaten Kotabaru: Menuju Era Pembentukan Lima Kabupaten Baru di Kalimantan Selatan
BACA JUGA:Melihat Keberlimpahan Sumber Daya Alam Kalimantan Selatan: Potret Potensi Ekonomi dan Keberlanjutan
Dari hasil utama pertanian hingga industri dan pertambangan yang beragam, provinsi ini menawarkan lanskap ekonomi yang berkembang.
Meskipun tantangan di sektor informal, upaya untuk meningkatkan sektor formal dapat membawa dampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan.
Dengan begitu, potret ekonomi dan ketenagakerjaan Kalimantan Selatan menjadi daya tarik tersendiri bagi investor dan pembaca yang peduli terhadap perkembangan ekonomi regional di Indonesia.
Pembentukan Dua Kabupaten Baru di Kalimantan Selatan: Menciptakan Keseimbangan Pembangunan.
Pemekaran wilayah di Kalimantan Selatan semakin mendekati kenyataan dengan munculnya dua calon Daerah Otonomi Baru (DOB).
Proses pemekaran ini melibatkan Kota Baru dan Banjar, yang akan memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan dan pemerataan di provinsi ini.
1. Tanah Kambatang Lima: Kelahiran Baru dari Kotabaru
Pertama-tama, Tanah Kambatang Lima menjadi sorotan utama, merupakan pemekaran dari Kabupaten Kotabaru.
Luas wilayah Tanah Kambatang Lima mencapai 1.863,43 hektar, meliputi 12 dari 22 kecamatan di Kabupaten Kotabaru.
Beberapa kecamatan yang termasuk di dalamnya adalah Kelumpang Selatan, Kelumpang Hilir, Kelumpang Hulu, Kelumpang Utara, Kelumpang Barat, Kelumpang Tengah, Pamukan Selatan, Pamukan Utara, Pamukan Barat, Hampang, dan Sampanahan.