PSI: 4.260.169 suara (2,806%)
Perindo: 1.955.154 suara (1,29%)
Gelora: 1.281.991 suara (0,84%)
Hanura: 1.094.588 suara (0,72%)
Buruh: 972.910 suara (0,64%)
Ummat: 642.545 suara (0,42%)
PBB: 484.486 suara (0,32%)
Garuda: 406.883 suara (0,27%)
PKN: 326.800 suara (0,215%)
BACA JUGA:PDI-P Meraup Suara Terbanyak dalam Pemilu 2024: KPU RI Rekapitulasi Hasil Suara Pileg
BACA JUGA:Meskipun Kalah di Pilpres PDIP Menjadi Juara dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2024
Implikasi Legal dan Politik atas Kegagalan Partai-partai
Meskipun tidak berhasil mencapai ambang batas parlemen untuk kursi di DPR, partai-partai yang gagal tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan kursi di DPRD.
Pasal 414 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 mengatur bahwa partai politik diikutsertakan dalam penentuan perolehan kursi anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.
Respons dan Proyeksi Ke Depan
Keberhasilan atau kegagalan suatu partai politik dalam mencapai ambang batas parlemen menjadi refleksi kinerja dan popularitasnya di mata pemilih.