Staf Ahli Menkumham Apresiasi Klinik Pratama dan Dapur Lapas Kelas I Palembang

Jumat 21-06-2024,20:15 WIB
Reporter : Septi
Editor : Bambang

Klinik pratama Lapas Kelas I Palembang telah mendapat pengakuan yang baik dari Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia (LAFKI) Sumatera Selatan.

Kepala Lapas Kelas I Palembang, Saverius Essau Gustaf Johannes, menjelaskan bahwa klinik tersebut telah melalui proses survei akreditasi dan berhasil meraih akreditasi “Paripurna”.

BACA JUGA:Peluncuran Modul Perlakuan ABH Terorisme, Kemenkumham Sumsel : Bentuk Dukungan Pembinaan Andikpas

BACA JUGA: Operator SDP UPT Pemasyarakatan Kemenkumham Sumsel Ikuti Bimtek Implementasi Sertifikat Elektronik SPPT-TI

Di Sumatera Selatan, hanya ada dua klinik pratama lapas yang mendapat akreditasi Paripurna, yaitu klinik pratama Lapas Palembang dan Lapas Narkotika Kelas II Banyuasin.

Saverius Essau Gustaf Johannes mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan apresiasi yang diberikan oleh Staf Ahli Menkumham.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan masukan yang diberikan oleh Pak Ibnu Chuldun. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan pengelolaan di Lapas Kelas I Palembang,” ujarnya.

BACA JUGA:Cegah TPPO, Kemenkumham Sumsel Perbanyak Desa Binaan Imigrasi

BACA JUGA: Puncak Peringatan Hari Kekayaan Intelektual 2024, Kanwil Kemenkumham Sumsel Hadiri Forum Indikasi Geografis N

Ia berharap kunjungan ini dapat membawa perubahan positif dan peningkatan dalam pengelolaan Lapas Kelas I Palembang, serta memberikan semangat baru bagi para petugas dan WBP untuk semakin meningkatkan kinerja mereka.

Dalam diskusi lebih lanjut, Ibnu Chuldun juga membahas pentingnya program pembinaan yang komprehensif bagi para WBP.

Program ini tidak hanya mencakup aspek fisik, seperti renovasi dan perbaikan fasilitas, tetapi juga aspek mental dan sosial, seperti pendidikan, pelatihan keterampilan, dan kegiatan keagamaan.

BACA JUGA:Kemenkumham Sumsel Kenalkan Ilmu Daktiloskopi dalam Bermasyarakat

BACA JUGA: Kemenkumham Sumsel Lakukan Pencegahan Perdagangan Orang di Wilayah Sumsel dan Lampung

“Pembinaan yang baik akan membantu WBP untuk bisa kembali ke masyarakat dengan bekal yang cukup, baik dari segi keterampilan maupun mental yang lebih baik,” tegasnya.

Selain itu, ia menekankan bahwa pengelolaan lapas harus selalu mengedepankan prinsip hak asasi manusia.

Kategori :