Juara: Sumut United FC – Rp500 juta
BACA JUGA:Endrick Sang Pembungkam! Real Madrid Bungkam Sociedad di Kandang, Ejekan Rasis Jadi Sorotan
BACA JUGA:Tembok Nottingham Forest! Arsenal Frustrasi, Saliba Jadi Benteng Terakhir
Runner-up: Tornado FC – Rp300 juta
Peringkat Ketiga: Persiba Balikpapan – Rp150 juta
Peringkat Keempat: PSGC Ciamis – Rp75 juta
Penghargaan Individu
Pemain Terbaik: Yanuar Baehaki (Tornado FC) – Rp25 juta
Pemain Terbaik U-23: Alvin Dwiguna (Waanal Brothers) – Rp15 juta
Pemain Terbaik U-20: Fahri Akbar (Tornado FC) – Rp15 juta
Top Skor: Ali Mashori (Persekabpas) – 14 gol – Rp25 juta
Format Kompetisi dan Regulasi Pemain
Musim ini, PNM Liga Nusantara menerapkan format kompetisi yang dimulai dengan babak pendahuluan yang dibagi menjadi dua wilayah: Solo, Jawa Tengah, dan Denpasar, Bali.
Setiap wilayah menggunakan sistem double round robin. Setelah babak pendahuluan, kompetisi berlanjut ke babak playoff degradasi, kemudian babak enam besar dengan format home-away.
Dari segi regulasi pemain, setiap klub diwajibkan mendaftarkan sepuluh pemain senior, sementara sisanya adalah pemain U-20 dan U-22.
Dalam setiap pertandingan, hanya lima pemain senior yang diperbolehkan masuk dalam starting eleven, sementara sisanya diisi oleh pemain muda.