Kluivert juga mengakui bahwa dua bulan bukanlah waktu yang cukup untuk benar-benar memahami kualitas keseluruhan sepak bola Indonesia.
BACA JUGA:Akhir Penantian 56 Tahun! Newcastle United Kalahkan Liverpool, Juara Carabao Cup 2024/25
BACA JUGA:Bruno Fernandes Bersinar! MU Menang 3-0, Leicester Makin Dekat ke Degradasi
Negara yang begitu luas dengan banyak talenta di berbagai daerah membuatnya sulit untuk menilai semua aspek hanya dalam waktu singkat.
"Tetapi negara ini sangat luas, dengan potensi yang sangat besar dalam hal pemain dan perekrutannya," ungkapnya.
Pelatih asal Belanda itu merasa optimis dengan perkembangan sepak bola Indonesia.
Ia menyatakan bahwa proses scouting dan perekrutan yang lebih baik bisa membantu timnas Indonesia berkembang lebih jauh ke depannya.
Dampak Blusukan ke Liga 1
Kehadiran Kluivert di berbagai stadion Liga 1 bukan hanya untuk mengamati pemain yang berpotensi membela timnas, tetapi juga untuk memahami bagaimana sepak bola Indonesia dijalankan.
Salah satu pertandingan yang ia saksikan secara langsung adalah laga antara Persija Jakarta melawan Dewa United di Stadion Pakansari, Bogor, pada 8 Februari 2025.
Ia ditemani oleh asistennya, Alex Pastoor dan Sjoerd Woudenberg.
Dari beberapa pertandingan yang ia pantau, Kluivert menemukan banyak talenta berbakat yang bisa dikembangkan lebih lanjut. Pemain-pemain seperti Ramadhan Sananta dan Rizky Ridho dinilai memiliki potensi besar untuk bersaing di level internasional.
Harapan Kluivert untuk Sepak Bola Indonesia
Meskipun belum bisa mengatakan bahwa sepak bola Indonesia sudah baik, Kluivert tetap menunjukkan optimisme.
Ia menekankan bahwa dengan pengelolaan yang lebih baik dan kompetisi yang semakin berkembang, Indonesia bisa mencapai level yang lebih tinggi dalam waktu dekat.
"Saya sangat positif dalam sepak bola Indonesia," pungkasnya.