Ia juga menunjukkan akurasi umpan yang baik, mencapai 85 persen. Perannya sangat krusial dalam menjaga keseimbangan lini tengah Garuda.
BACA JUGA:Strategi Kluivert Terbukti Ampuh Sukses kalahkan Bahrain, Ini Rahasianya!
BACA JUGA:Timnas Indonesia Solid! Ridho-Idzes-Hubner Tampil Sempurna, Lolos ke Piala Dunia Kian Terbuka?
Kehadiran Pelupessy di skuad Timnas Indonesia menambah kedalaman tim, terutama dalam aspek pertahanan dan distribusi bola.
Dengan gaya bermainnya yang tenang dan disiplin, ia memberikan kestabilan bagi tim asuhan Kluivert.
Kluivert: "Saya Sudah Mengenalnya Sejak 2011"
Usai laga, Kluivert memberikan pujian kepada Pelupessy.
Menurutnya, sang pemain menunjukkan performa yang sangat baik dan membuktikan kualitasnya di pertandingan besar seperti ini.
"Joey sangat bagus. Saya sudah familiar dengan dia sejak 2011 di Twente. Saya tahu kualitasnya dan dia melakukan tugasnya dengan sangat baik," ujar Kluivert.
Menariknya, Kluivert mengungkapkan bahwa Pelupessy sebenarnya memulai kariernya sebagai bek kanan sebelum akhirnya bertransformasi menjadi gelandang bertahan.
"Dulu dia bermain sebagai bek kanan, tetapi saya mengubah posisinya menjadi gelandang bertahan (nomor 6). Setelah itu, dia terus bermain di posisi tersebut," tambahnya.
Keputusan Kluivert untuk mengubah posisi Pelupessy terbukti tepat.
Selama bertahun-tahun, sang pemain berkembang menjadi gelandang bertahan yang solid dan akhirnya mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia.
Reuni Manis dan Masa Depan Timnas Indonesia
Pertemuan kembali antara Kluivert dan Pelupessy di Timnas Indonesia menjadi kisah menarik dalam perjalanan Garuda menuju Piala Dunia 2026.
Pelupessy kini menjadi bagian penting dari skema permainan Kluivert, yang sedang membangun tim dengan kombinasi pemain naturalisasi dan pemain lokal berbakat.