Keunikan dan Populeritas Cheese Cake : Dessert yang Memikat Selera

Senin 31-03-2025,08:16 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

Salah satu alasan mengapa cheese cake begitu populer adalah karena keberagaman varian yang dapat disesuaikan dengan selera setiap orang.

BACA JUGA:Tteokbokki : Makanan Pedas Khas Korea yang Mendunia

BACA JUGA:Ramen : Fenomena Kuliner yang Semakin Populer di Indonesia

Variasi yang paling umum adalah cheese cake dengan kerak biskuit yang terbuat dari biskuit graham yang dihancurkan, mentega, dan gula. Namun, ada banyak variasi lainnya yang mengusung bahan-bahan berbeda, seperti penggunaan kue bolu atau puff pastry untuk keraknya.

Untuk bagian isian, cheese cake klasik biasanya menggunakan keju krim sebagai bahan utama, namun beberapa resep juga menggunakan keju mascarpone, ricotta, atau keju cottage untuk memberikan rasa yang berbeda. Selain itu, cheese cake dapat diperkaya dengan tambahan topping beragam seperti buah-buahan segar, saus cokelat, atau bahkan caramel.

Bagi mereka yang suka dengan sensasi rasa yang lebih segar, cheese cake dengan bahan tambahan lemon atau jeruk nipis juga sangat populer. Lemon memberikan rasa asam yang menyegarkan yang berimbang dengan kelembutan keju, menciptakan harmoni rasa yang sangat disukai.

Tak hanya itu, ada juga cheese cake yang dipanggang, dan ada pula yang tidak dipanggang (no-bake cheesecake). Cheese cake no-bake umumnya lebih praktis karena tidak memerlukan waktu lama untuk persiapannya, hanya membutuhkan waktu pendinginan di lemari es agar teksturnya mengental. Sementara itu, cheese cake panggang menghasilkan tekstur yang lebih padat dan berwarna keemasan, dengan rasa yang lebih kaya.

Di Indonesia, cheese cake semakin populer dalam beberapa tahun terakhir seiring berkembangnya tren kuliner global. Banyak restoran dan kafe modern yang menawarkan cheese cake sebagai salah satu menu andalannya. Keunikan rasa cheese cake yang cenderung manis dan gurih memang cocok dengan lidah orang Indonesia yang menyukai variasi rasa dalam makanan penutup.

Keju yang menjadi bahan utama juga sudah sangat mudah didapatkan di pasar, menjadikan cheese cake semakin mudah untuk dibuat. Selain itu, masyarakat Indonesia juga semakin kreatif dalam membuat variasi cheese cake dengan menambahkan bahan lokal, seperti topping buah mangga, durian, atau bahkan kacang tanah yang khas Indonesia.

Tidak hanya di restoran, cheese cake juga sering dijadikan pilihan oleh para pembuat kue rumahan yang menjualnya secara online. Hal ini menunjukkan bahwa cheese cake kini semakin mudah diakses oleh banyak orang, baik yang tinggal di kota besar maupun di daerah-daerah lainnya. Meskipun harga cheese cake di restoran atau toko-toko premium bisa cukup mahal, kue ini masih menjadi pilihan yang populer untuk berbagai acara spesial, seperti ulang tahun, pernikahan, atau perayaan lainnya.

Selain enak, cheese cake juga menawarkan beberapa manfaat bagi tubuh, meskipun tidak dapat dipandang sebagai hidangan sehat secara keseluruhan. Keju sebagai bahan utama mengandung protein dan kalsium yang baik untuk kesehatan tulang. Namun, cheese cake juga sering kali mengandung kalori dan gula yang tinggi, sehingga harus dikonsumsi dengan bijak. Oleh karena itu, sebaiknya cheese cake dinikmati sebagai camilan sesekali atau dalam porsi kecil.

Bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan tertentu, seperti intoleransi laktosa atau diet rendah kalori, memilih cheese cake yang terbuat dari bahan alternatif, seperti keju vegan atau versi rendah lemak, bisa menjadi pilihan yang lebih baik.

Cheese cake adalah sebuah hidangan penutup yang kaya akan rasa dan sejarah. Keunikan dan keberagaman variannya memungkinkan setiap orang untuk menemukan cheese cake yang sesuai dengan selera mereka. Dengan tekstur lembut dan rasa yang memanjakan, tidak heran jika cheese cake menjadi salah satu pilihan favorit di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Meski kaya akan rasa dan sedikit mengandung kalori, cheese cake tetap bisa dinikmati sebagai bagian dari perayaan atau sebagai camilan manis yang menggugah selera.*

Kategori :