OGANILIR, PALPOS.ID – Sebuah gedung di SD Negeri 11 Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir, mengalami kerusakan parah setelah ditimpa pohon besar yang roboh pada Selasa pagi, 2 April 2025.
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Pulau Negara, Kecamatan Pemulutan Barat, saat hujan deras melanda wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Ogan Ilir, Sayadi, mengungkapkan bahwa akibat kejadian ini, tiga ruang kelas mengalami kerusakan berat dan tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
"Robohnya pohon ini membuat tiga ruang belajar rusak parah, dan tidak bisa digunakan lagi," ujar Sayadi. Rabu, 2 April 2025.
BACA JUGA:Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar dan Wakilnya Tunaikan Shalat Ied Perdana di Periode Kedua
BACA JUGA:Polsek Indralaya Amankan Wisata Air di Libur Idul Fitri 1446 H
Untuk mengatasi dampak dari musibah ini, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir telah menyiapkan solusi sementara bagi para siswa SDN 11 Pemulutan Barat agar tetap bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
"Nanti kami akan sediakan tempat untuk anak-anak melaksanakan belajar mengajar sementara waktu," terangnya.
Sayadi juga memastikan bahwa gedung sekolah yang rusak akan segera diperbaiki menggunakan dana pergeseran yang telah disiapkan oleh dinas terkait.
"Kami akan segera melakukan perbaikan agar siswa dapat kembali belajar dengan nyaman," tambahnya.
BACA JUGA:Polsek Indralaya Gelar Patroli Subuh, Ini Dia Sasaran Dan Tujuanya
BACA JUGA:Gerindra Ogan Ilir Kawal Harga Gabah Rp 6.500 per Kilogram Demi Lindungi Petani
Dalam kesempatan yang sama, Sayadi mengimbau seluruh kepala sekolah di Kabupaten Ogan Ilir agar lebih memperhatikan kondisi lingkungan sekitar sekolah, terutama pohon-pohon besar yang berpotensi membahayakan.
"Kalau ada pohon besar yang berpotensi mengganggu, segera diambil tindakan untuk menebangnya," imbaunya.
Menurutnya, musim hujan seperti saat ini sangat rawan terhadap tumbangnya pohon-pohon berukuran besar, sehingga perlu dilakukan antisipasi lebih dini.*