BACA JUGA:Yamaha R15 V4 2025: Motor Sport Full-Fairing dengan Warna Baru yang Bikin Makin Gagah
Bandingkan saja, Yamaha PG-1 sebagai rival utamanya dipasarkan dengan harga lebih tinggi di beberapa negara, sehingga Aveta bisa menggaet pasar dengan value for money yang lebih baik.
Aveta Ranger Max Explorer 2026 vs Yamaha PG-1
Jika dibandingkan langsung dengan Yamaha PG-1, jelas terlihat bahwa keduanya sama-sama menyasar segmen motor bebek petualang entry-level. Namun ada beberapa poin menarik yang bisa dilihat dari keduanya:
Desain: Yamaha PG-1 tampil lebih modern dan sporty, sementara Aveta lebih condong ke arah fungsional dengan tambahan rak bawaan.
BACA JUGA:Kawasaki Z650RS 2026: Motor Retro-Modern dengan DNA Legendaris Seri Z
BACA JUGA:Yamaha FZ25 ABS 2026, Pilihan Motor Sport Murah dengan Fitur ABS di Amerika Selatan
Mesin: Yamaha PG-1 mengandalkan mesin berteknologi injeksi dengan efisiensi bahan bakar lebih baik, sementara Aveta masih memakai karburator, yang unggul di sisi kemudahan servis.
Harga: Aveta unggul dengan banderol lebih murah, cocok untuk konsumen yang sensitif terhadap harga.
Segmentasi pasar: Yamaha lebih mengarah ke konsumen urban yang ingin gaya adventure, sedangkan Aveta lebih menargetkan pengguna yang butuh motor pekerja tangguh untuk segala medan.
Dengan perbandingan ini, Aveta memang memiliki peluang untuk mencuri perhatian konsumen yang lebih mengutamakan fungsi dan harga terjangkau dibanding teknologi modern.
BACA JUGA:All-New Honda Winner R 2025 Resmi Meluncur: Desain Superbike dalam Motor Bebek Sport
BACA JUGA:Lebih Canggih dari NMC, Ducati Ungkap Teknologi Baterai Super Padat
Potensi Pasar di Indonesia
Meskipun saat ini Aveta Ranger Max Explorer 2026 baru meluncur di Malaysia, tak menutup kemungkinan motor ini juga masuk ke Indonesia.
Pasalnya, segmen motor bebek petualang di tanah air masih memiliki ceruk pasar, terutama di daerah pedesaan atau semi-perkotaan.