PRABUMULIH, PALPOS.ID - Nasib nahas menimpa seorang ibu rumah tangga bernama Susi Nursah (38), warga Jalan Tani, Kelurahan Anak Petai, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.
Rumah yang ditinggalinya bersama anak-anaknya ludes dilalap si jago merah, Sabtu malam, 29 November 2025 sekitar pukul 19.20 WIB.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah dan meninggalkan trauma.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kebakaran bermula ketika Susi Nursah melakukan rutinitas hariannya, yakni menyalakan api untuk mengasapi kambing peliharaannya. Kandang kambing tersebut diketahui berada persis menempel dengan area dapur.
BACA JUGA:Fraksi-Fraksi DPRD Prabumulih Desak Pemkot Optimalkan Sumber Pendapatan
Usai menyalakan api, Susi bergegas pergi untuk membeli paket kuota HP dan kemudian menyempatkan diri bertandang ke rumah adiknya di Jalan Nigata.
Diduga kuat, saat rumah dalam keadaan kosong itulah, api yang digunakan untuk mengasapi kambing membesar secara tiba-tiba, kemudian merambat ke tumpukan kayu kandang kambing dan dinding dapur rumah yang terbuat dari material mudah terbakar.
Karena tidak ada yang mengawasi api tersebut, kobaran api cepat membesar, menghanguskan kandang kambing dan menjalar ke bagian dapur hingga dalam tempo singkat melumat seluruh bagian rumah.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Sumarsih, yang melihat adanya kobaran api membesar dari arah belakang rumah Susi.
BACA JUGA:Pratu Gilang Saputra Juara Sriwijaya International Taekwondo, Harumkan Nama Yonkav 5/DPC
BACA JUGA:Diduga Sopir Mengantuk, Puso Tabrak Colt Diesel di Simpang Empat Tanjung Raman Prabumulih
Melihat api yang makin menyala, ia langsung panik dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Pada saat bersamaan, Sumarsih juga segera menghubungi Susi untuk mengabarkan musibah yang sedang terjadi.
Warga sekitar pun berhamburan keluar dan berusaha melakukan pemadaman manual menggunakan ember dan air seadanya.
Tak lama setelah laporan warga diterima, dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Pemerintah Kota Prabumulih tiba di lokasi kejadian.