Program Nasional Cetak Sawah Dorong Kemandirian Pangan, Muba Dapat Amanah 6.100 Hektare

Minggu 30-11-2025,20:00 WIB
Reporter : Romi
Editor : Dahlia

Bupati Muba H M Toha Tohet SH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kedatangan Gubernur, Pangdam, serta jajaran Kementerian Pertanian yang hadir untuk memberikan dukungan langsung kepada masyarakat Muba.

BACA JUGA:Polres Muba Musnahkan Barang Bukti Narkoba, Tekankan Perang Total Menuju Indonesia Emas 2045

BACA JUGA:Lapas Sekayu Tingkatkan Akses Bantuan Hukum Melalui Sosialisasi Program LCC Bersama PERADI

“Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) ini merupakan program strategis nasional. Kabupaten Muba mendapat amanah besar dengan total alokasi 6.100 hektare,” ujarnya.

Alokasi tersebut terbagi menjadi, Kontrak 1, 3.000 hektare, dan Kontrak 2, 3.100 hektare, dengan lokasinya tersebar terutama di Kecamatan Sekayu dan Lais.

Pada kegiatan hari ini, total lahan yang dikerjakan mencapai 1.420,66 hektare. Progres pelaksanaan menunjukkan 393 hektare telah memasuki tahap land clearing dan land leveling, sementara 100 hektare sudah siap tanam.

“Kegiatan tabur benih ini bukan sekadar simbolis. Ini adalah langkah awal menuju kemandirian pangan sekaligus peningkatan kesejahteraan petani,” tegas Bupati.

Ia menambahkan, program ini bukan hanya membuka lahan baru, tetapi juga memfasilitasi petani agar mendapat akses lebih baik terhadap irigasi, benih unggul, teknologi, dan mekanisasi pertanian.

“Kami ingin manfaat program ini terasa langsung dan merata. Mulai dari persiapan lahan, tanam, hingga panen, pemerintah daerah akan hadir mendampingi,” imbuhnya.

Bupati mengajak kepala desa, penyuluh, gapoktan, dan petani menjaga dan memanfaatkan lahan cetak sawah dengan optimal.

“Benih yang kita tabur hari ini adalah simbol tekad bersama untuk meningkatkan produksi pangan daerah," tandas Toha. 

Dalam kesempatan yang sama, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan acara ini meski cuaca kurang bersahabat.

Ia berharap masyarakat merawat sawah yang dicetak agar Sumatera Selatan dapat menjadi produsen padi terbaik di Indonesia.

“Sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, dan TNI menjadi kunci dalam mencapai target ini,” ujarnya.

Sementara itu Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan bahwa Sumsel telah mencatat peningkatan signifikan dalam produksi pangan nasional.

“Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan peningkatan produksi terbesar. Tahun depan kita target masuk tiga besar nasional,” tegasnya.

Kategori :