“Sampai saat ini kondisi terlapor tetap aman dan nyaman. Tidak ada informasi negatif yang mengganggu jalannya ibadah Natal,” katanya.
BACA JUGA:Pusri Jadi Pemenang Tenis Meja Pupuk Indonesia Cup 2025
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Hadiri Rakor Evaluasi APBD 2025, Dorong Optimalisasi Belanja Daerah
Ia menjelaskan bahwa jumlah personel pengamanan di setiap gereja disesuaikan dengan tingkat keramaian jemaat.
Sebagai contoh, di Gereja St. Yoseph Palembang, sebanyak 50 personel gabungan disiagakan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama ibadah Natal berlangsung.
Menurutnya, intensitas kehadiran jemaat pada Natal tahun ini terpantau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Sumsel bersama aparat keamanan telah menyiapkan skema penambahan personel apabila situasi di lapangan memerlukan penguatan pengamanan.
“Jika melihat kondisi saat ini, jemaat yang beribadah memang lebih ramai dibandingkan tahun lalu. Bila diperlukan, tentu akan dilakukan penebalan pengamanan,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Herman Deru juga menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru kepada seluruh umat Nasrani di Sumatera Selatan.
Ia berharap perayaan Natal menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan toleransi antarumat beragama.
“Selamat Natal dan Tahun Baru. Semoga Natal ini berlangsung lebih semarak dan mampu mempererat silaturahmi, baik antar umat Nasrani maupun antarumat beragama lainnya,” pungkasnya.
Usai meninjau Gereja St. Yoseph, rombongan melanjutkan kunjungan ke Pos Pengamanan Simpang Air Mancur, Gereja Katedral St. Maria, dan berakhir di Pospam Simpang Lima DPRD.
Selain melakukan pengecekan kesiapan personel, Gubernur Herman Deru juga menyerahkan bantuan kepada petugas yang berjaga sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan Natal di Sumsel.