Salah satu daya tarik terbesarnya adalah harga yang diperkirakan berada di kisaran Rp 16 jutaan.
Angka ini menempatkan skutik 50cc Kymco sebagai alternatif menarik di tengah naiknya harga sepeda motor konvensional maupun listrik.
Meski mengusung konsep sederhana, skutik ini tetap hadir dengan desain modern dan proporsional, tidak terlihat murahan.
Posisi berkendara dirancang nyaman untuk lalu lintas perkotaan, sementara bobotnya yang ringan memudahkan pengendalian di jalan sempit dan padat.
Fokus pada Fungsi, Bukan Gengsi
Karakter utama skutik 50cc Kymco ini jelas: alat mobilitas fungsional.
Bukan untuk adu kecepatan atau gaya berlebihan, melainkan untuk menemani aktivitas harian secara efisien, nyaman, dan hemat biaya.
Pendekatan ini sekaligus menjadi bentuk perlawanan Kymco terhadap tren pasar yang semakin mengarah ke motor besar, mahal, dan kompleks.
Bagi sebagian konsumen, justru kesederhanaan inilah yang dibutuhkan.
Potensi di Pasar Indonesia
Jika resmi masuk ke Indonesia, skutik 50cc Kymco berpeluang menarik minat segmen tertentu, terutama pengguna yang menginginkan motor bensin super irit dengan biaya kepemilikan rendah.
Namun tantangannya tetap ada, terutama dari motor listrik (molis) yang kini semakin agresif dari sisi harga dan insentif.
Pertanyaannya, apakah pasar Indonesia masih siap menerima skutik 50cc konvensional, atau justru akan lebih memilih motor listrik sebagai solusi mobilitas masa depan?