John Rooney sukses mengalahkan tim asuhan Oliver Glasner, pelatih yang musim lalu membawa Crystal Palace menjuarai FA Cup.
BACA JUGA:Rizki Juniansyah Pecahkan Rekor Dunia, Naik Dua Pangkat Jadi Kapten TNI di SEA Games 2025.
BACA JUGA:Hasil Arsenal vs Liverpool 0-0: Arsenal Tetap Kokoh di Puncak, Liverpool Dirugikan.
Sebuah ironi manis yang menegaskan bahwa di FA Cup, nama besar dan status juara bertahan tak pernah menjadi jaminan.
Macclesfield juga diperkuat oleh sejumlah nama yang cukup dikenal publik Inggris, salah satunya Cameron Borthwick-Jackson, mantan pemain Manchester United yang kini menjadi bagian dari kisah heroik The Silkmen.
Kekalahan ini membuat Crystal Palace harus mengakhiri perjalanan mereka di FA Cup lebih awal. Status juara bertahan pun resmi gugur, sekaligus menambah daftar panjang tim elite yang tersingkir oleh klub non-liga di kompetisi ini.
Fakta menarik lainnya, kemenangan Macclesfield atas Crystal Palace mencatatkan selisih 117 tingkat liga, menjadikannya salah satu kejutan terbesar sepanjang sejarah Piala FA.
Macclesfield kini melaju ke babak 32 besar, dan menjadi tim dengan peringkat terendah yang tersisa di fase tersebut.
FA Cup kembali menegaskan magisnya. Hari ini juara, esok bisa tersingkir.
Di turnamen ini, logika sering kali tak berlaku. Dan malam bersejarah di Macclesfield akan dikenang sebagai bukti bahwa sepak bola selalu memberi ruang bagi mimpi—bahkan bagi tim dari kasta keenam sekalipun.