Meski sempat kembali meraih lima kemenangan beruntun, kepercayaan manajemen dinilai sudah terlanjur goyah.
BACA JUGA:Hasil Sassuolo vs AS Roma: Sassuolo Takluk 0-2 dari AS Roma, Jay Idzes Tampil 90 Menit.
BACA JUGA:Hasil Piala FA: Ipswich Town Singkirkan Blackpool 2-1, Elkan Baggott Debut
Di kompetisi domestik, Real Madrid kini berada di peringkat kedua La Liga, tertinggal empat poin dari Barcelona.
Sementara di Liga Champions, posisi Los Blancos di peringkat ketujuh fase liga dengan dua pertandingan tersisa dinilai belum sejalan dengan ambisi klub yang selalu menargetkan dominasi Eropa.
Selain faktor hasil pertandingan, dinamika internal turut disebut berpengaruh. Alonso dikabarkan menghadapi tantangan di ruang ganti, terutama dalam mengelola sejumlah pemain senior.
Perbedaan pendekatan terkait disiplin, metode latihan, dan filosofi taktik disebut membuat implementasi visinya tidak berjalan maksimal.
Kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol akhirnya menjadi titik akhir dari proyek jangka pendek tersebut.
Manajemen Real Madrid dikenal memiliki standar tinggi dan ekspektasi instan, sehingga ruang toleransi terhadap proses jangka panjang relatif sempit.
Sebagai langkah cepat, Real Madrid menunjuk Álvaro Arbeloa sebagai pengganti untuk sementara.
Mantan bek timnas Spanyol itu sebelumnya menangani tim B dan telah menjadi bagian dari sistem kepelatihan usia muda Madrid sejak 2020.
Meski masa kepelatihannya singkat, Xabi Alonso tetap mendapat penghormatan besar dari klub dan pendukung.
Dalam pernyataannya, Real Madrid menegaskan bahwa Alonso akan selalu dikenang sebagai legenda klub dan Bernabéu akan tetap menjadi rumah baginya.