Liverpool akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-42. Berawal dari tekanan beruntun, Curtis Jones mengalirkan bola ke Florian Wirtz yang langsung melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang.
BACA JUGA:Hasil AC Milan vs Como: Tertinggal Lebih Dulu, AC Milan Hajar Como 3-1.
BACA JUGA:Hasil Napoli vs Parma: Parma Curi Poin Usai Tahan Napoli Tanpa Gol.
Gol tersebut membawa Liverpool unggul 1-0 hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Liverpool kembali mengambil inisiatif serangan.
Florian Wirtz hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-53, namun upayanya kembali digagalkan Dubravka.
Burnley yang tampil disiplin mulai berani keluar menyerang dan mencari celah melalui serangan balik cepat.
Momen krusial terjadi pada menit ke-65. Florentino mengirimkan umpan terobosan yang dimaksimalkan Marcus Edwards.
Winger Burnley itu menusuk dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan mendatar yang gagal dibendung Alisson Becker. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Gol penyeimbang tersebut membuat Liverpool semakin meningkatkan intensitas serangan.
Arne Slot memasukkan Alexis Mac Allister dan Federico Chiesa untuk menambah daya gedor.
Sejumlah peluang tercipta, termasuk sundulan Szoboszlai dan sepakan jarak dekat Cody Gakpo, namun semuanya mampu dimentahkan Dubravka yang tampil impresif.
Secara statistik, Liverpool tampil sangat dominan dengan 73 persen penguasaan bola dan 32 tembakan, berbanding tujuh milik Burnley. Namun, efektivitas menjadi pembeda utama dalam laga ini.
Hingga tujuh menit tambahan waktu berakhir, skor tetap bertahan 1-1.
Hasil ini cukup untuk membawa Liverpool kembali ke posisi keempat klasemen sementara dengan 36 poin dari 22 laga, menyalip Manchester United yang mengoleksi 35 poin.
Sementara itu, Burnley tetap berada di zona degradasi peringkat ke-19 dengan 14 poin, namun pulang dari Merseyside membawa satu poin berharga.