Mochi Daifuku: Perpaduan Tradisi Jepang dan Tren Kuliner Modern

Sabtu 24-01-2026,12:54 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

PALPOS.CO - Mochi daifuku, salah satu kudapan tradisional Jepang, kini semakin dikenal dan digemari oleh masyarakat Indonesia.

Teksturnya yang lembut, kenyal, dan isian manis yang beragam membuat mochi daifuku tidak hanya menjadi simbol budaya Jepang, tetapi juga bagian dari tren kuliner modern yang terus berkembang.

Kehadirannya di berbagai toko kue, kafe, hingga platform penjualan daring menandakan bahwa camilan klasik ini berhasil menembus batas budaya dan selera.

Secara historis, mochi telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Jepang selama ratusan tahun.

BACA JUGA:Susu Buah, Inovasi Minuman Sehat yang Kian Digemari Masyarakat

BACA JUGA:Cireng Isi Ayam Suwir, Inovasi Jajanan Tradisional yang Kian Digemari

Mochi dibuat dari beras ketan yang ditumbuk hingga halus dan elastis, lalu dibentuk sesuai kebutuhan.

Sementara itu, daifuku adalah jenis mochi yang diisi dengan pasta kacang merah manis atau anko.

Nama “daifuku” sendiri memiliki makna keberuntungan besar, sehingga kue ini kerap disajikan pada perayaan dan acara penting seperti Tahun Baru Jepang.

Seiring perkembangan zaman, mochi daifuku mengalami banyak inovasi. Jika dahulu isinya terbatas pada anko, kini berbagai varian rasa hadir untuk menyesuaikan selera konsumen global.

BACA JUGA:Lumpia Ubi Ungu, Inovasi Camilan Tradisional yang Kian Digemari

BACA JUGA:Kue Talam Ketan Srikaya Pandan, Perpaduan Legit dan Harum yang Tak Lekang oleh Waktu

Di Indonesia, mochi daifuku diisi dengan cokelat, keju, matcha, stroberi, mangga, hingga krim vanila.

Bahkan beberapa produsen lokal memadukannya dengan cita rasa khas Nusantara seperti klepon, durian, dan gula aren. Inovasi ini membuat mochi daifuku semakin mudah diterima oleh berbagai kalangan.

Popularitas mochi daifuku juga tidak lepas dari pengaruh budaya populer Jepang yang masuk melalui anime, drama, dan media sosial.

Kategori :