Menurutnya, pendekatan berbasis teknologi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, serta praktisi sangat penting untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
BACA JUGA:Buron 1,5 Tahun, Pria Asal Tanjung Raja Ini Susul Teman Ke Penjara
"Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, terbuka terhadap inovasi yang membawa manfaat lingkungan dan ekonomi bagi masyarakat,"kata Ardani.
Sinergi pengolahan sampah berbasis RDF ini diharapkan dapat menjadi proyek percontohan bagi daerah lain di Sumatera Selatan.
"Dengan konsep ekonomi sirkular, sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan sebagai sumber daya yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi,"jelasnya