Hal yang Wajib Dipahami Sebelum Ternak Ayam Petelur, Pemilihan Bibit Jadi Kunci Utama

Sabtu 31-01-2026,20:40 WIB
Reporter : Diansyah
Editor : Dahlia

Ayam pullet yang berkualitas umumnya memiliki warna jengger yang cerah dan segar. 

BACA JUGA:Cara Investasi Emas yang Menguntungkan di Tengah Gejolak Isu Global Bersama Tring Pegadaian

BACA JUGA:Berawal dari Status WhatsApp, Pempek Abin & Anisa Sukses Tembus Pasar Nasional hingga Internasional Lewat Shop

Jengger yang pucat bisa menjadi tanda bahwa ayam sedang mengalami masalah kesehatan atau kekurangan nutrisi. 

Selain itu, perhatikan juga bagian mata ayam. 

Ayam pullet yang sehat memiliki mata yang jernih, cerah, dan tidak sayu. 

Mata yang keruh atau terlihat lesu dapat mengindikasikan adanya penyakit.

Ciri fisik lainnya yang perlu diperhatikan adalah kondisi bulu ayam. Ayam pullet yang sehat biasanya memiliki bulu yang halus, rapi, dan mengkilap. 

Bulu yang kusam, berdiri, atau rontok berlebihan dapat menjadi tanda stres atau gangguan kesehatan. 

Ketiga ciri fisik tersebut—jengger cerah, mata jernih, dan bulu rapi—menjadi indikator awal bahwa ayam pullet berada dalam kondisi sehat dan siap memasuki masa produksi.

Selain ciri fisik, peternak juga perlu memperhatikan body frame atau kerangka tubuh ayam. 

Body frame merupakan faktor penting yang sering diabaikan oleh peternak pemula, padahal sangat berpengaruh terhadap kemampuan ayam dalam memproduksi telur. 

Kerangka tubuh yang baik akan menentukan kapasitas organ reproduksi ayam.

Ayam pullet dengan body frame yang proporsional umumnya memiliki ruang reproduksi yang cukup untuk bekerja secara optimal. 

Hal ini membuat ayam mampu memproduksi telur secara stabil dan dalam jumlah yang lebih banyak selama masa produksi. 

Sebaliknya, ayam dengan body frame kecil atau tidak seimbang cenderung memiliki kapasitas produksi yang terbatas, meskipun secara fisik terlihat sehat.

Kategori :