Sirkulasi bola berjalan rapi, pressing lebih agresif, dan Newcastle kesulitan keluar dari tekanan. Gol ketiga akhirnya lahir pada menit ke-67.
BACA JUGA:Hasil AFC Futsal Asian Cup: Timnas Futsal Indonesia Lolos 8 Besar, Usai Tumbangkan Kyrgyzstan 5-3.
BACA JUGA:Hasil Liga Champions: Manchester City Bungkam Galatasaray 2-0, City Lolos 16 Besar.
Kali ini Wirtz berganti peran menjadi pencetak gol setelah menyambar umpan pendek Mohamed Salah dengan satu sentuhan klinis di kotak penalti.
Gol tersebut sekaligus mencatatkan sejarah bagi Salah, yang kini menjadi pemain pertama dalam sejarah Premier League dengan catatan 10 gol dan 10 assist melawan satu klub yang sama, dalam hal ini Newcastle United.
Ekitike mendapat standing ovation saat ditarik keluar jelang akhir laga, menandai malam sempurna sang penyerang. Namun Liverpool belum selesai.
Pada menit ke-90+3, sepak pojok Dominik Szoboszlai menciptakan kemelut di depan gawang. Bola liar dimanfaatkan Ibrahima Konaté, yang mencetak gol penutup sekaligus mempersembahkan momen emosional di laga pertamanya setelah wafatnya sang ayah.
Secara statistik, dominasi Liverpool sangat jelas. The Reds mencatatkan penguasaan bola 54 persen, xG 1,95 berbanding 0,33, 17 tembakan dengan tujuh tepat sasaran, serta tujuh peluang bersih.
Newcastle, meski sempat unggul lebih dulu, tak mampu menandingi tempo dan ketajaman tuan rumah.
Kemenangan 4-1 ini menjadi sinyal kuat kebangkitan Liverpool. Dengan duet Ekitike dan Wirtz yang kian padu serta kontribusi konsisten dari Salah, The Reds kembali menunjukkan bahwa mereka siap bersaing di papan atas Premier League musim ini.