Ia menyebut bahwa tahun 2026 merupakan tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, setelah pada tahun pertama telah banyak capaian positif yang berhasil diraih.
BACA JUGA:Rumah ASN di Tanjung Raja Disatroni Maling, 23 Suku Emas dan Rp20 Juta Raib
BACA JUGA:Minta Diantar Warga Asal Banten Malah Larikan Motor Milik Pensiunan PNS di Tanjung Raja Ogan Ilir
Menurut Mendagri, keberhasilan pembangunan di tahun pertama tersebut perlu terus dioptimalkan melalui kesamaan langkah antara pemerintah pusat dan daerah.
“Untuk menciptakan kesamaan gerak langkah tersebut, maka diselenggarakan Rakornas Nasional ini dengan tema Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045,” jelas Tito Karnavian.
Menanggapi arahan tersebut, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dalam mendukung dan melaksanakan seluruh program prioritas nasional.
Ia menyatakan bahwa sinergi antara pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan target pembangunan jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir siap mengimplementasikan seluruh instruksi dari pemerintah pusat terkait suksesnya Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045, khususnya yang berkaitan langsung dengan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Ogan Ilir,” tegas Bupati Panca.
Rakornas ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi lintas sektor serta mempercepat realisasi program-program strategis nasional.
Dengan dukungan penuh dari seluruh pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Ogan Ilir, cita-cita besar menuju Indonesia maju, mandiri, dan sejahtera pada tahun 2045 diyakini dapat terwujud secara optimal.