Warna merah ini menjadi identitas kuat Nismo dan sukses memberi nuansa performa tinggi ala Nissan GT-R, meski basisnya adalah van komersial.
Velg Sporty dan Suspensi Ceper
Untuk menyempurnakan tampilannya, Dynasty membekali Nissan Caravan ini dengan velg hitam 7-spoke berdesain sporty.
Pilihan velg tersebut mempertegas aura motorsport, sekaligus membuat proporsi bodi terlihat lebih agresif.
Sektor kaki-kaki juga mendapat sentuhan serius. Suspensi dibuat lebih ceper, menghasilkan stance rendah yang jarang ditemui pada kendaraan niaga.
Meski ekstrem, hasil akhirnya tetap terlihat rapi dan proporsional—ciri khas modifikasi ala Jepang.
Van Komersial Rasa Mobil Sport
Menariknya, modifikasi ini tidak mengubah fungsi utama Nissan Caravan sebagai van. Kabin dan ruang angkut tetap bisa digunakan, namun dengan bonus tampilan yang jauh lebih “galak”.
Konsep seperti ini cukup populer di Jepang, di mana van dan minibus sering dijadikan kanvas modifikasi unik.
Dengan gaya GT-R Nismo, Nissan Caravan ini membuktikan bahwa kendaraan komersial pun bisa tampil penuh karakter tanpa harus kehilangan identitas dasarnya.
Kalau di Indonesia, Cocok Nggak?
Pertanyaannya kemudian muncul: kalau konsep ini diterapkan di Indonesia, oke nggak?
Model seperti Nissan Evalia atau Nissan Serena sebenarnya punya potensi besar untuk dimodifikasi dengan gaya serupa.
Di Indonesia, aliran OEM look, sporty family car, hingga VIP style sudah cukup diterima.
Jika dikemas dengan rapi—tidak berlebihan dan tetap fungsional—modifikasi ala GT-R Nismo pada Evalia atau Serena bisa jadi daya tarik tersendiri, terutama di event otomotif seperti NMAA.
Tantangannya tentu ada pada kenyamanan harian dan regulasi, terutama soal suspensi dan dimensi roda.