Trailer Alat Berat Terperosok, Arus Lalin Macet

Selasa 17-02-2026,19:41 WIB
Reporter : Febi
Editor : Dahlia

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Pengguna jalan yang melintas di ruas Jalan Lintas Gunung Megang–Prabumulih diminta untuk selalu waspada dan tidak saling mendahului, menyusul terjadinya insiden truk trailer pengangkut alat berat yang terperosok ke bahu jalan dan hingga kini belum dapat dievakuasi.

Peristiwa tersebut terjadi tidak jauh dari perlintasan rel kereta api Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang, Senin 16 Februari 2026, pukul 22.30 WIB.

Truk trailer yang mengangkut alat berat tersebut terperosok ke bahu jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas dan menyebabkan kemacetan.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kapolsek Gunung Megang AKP  KMS Erwin SH MH, menyampaikan hingga Selasa 17 Februari 2026, kendaraan tersebut belum berhasil dievakuasi.

BACA JUGA:Gelar Pawai Ta'aruf, Ratusan Anak TPA Sambut Ramadhan

BACA JUGA:Lepas Tembakan 5 Kali, Kontraktor Asal Tegal Dibekuk

"Sebagian badan trailer masih berada di ruas jalan, sementara bagian belakang turun ke area parit atau tanah lunak di pinggir jalan," ujarnya.

Akibatnya, posisi truk dalam keadaan miring ekstrem dan ban bagian kiri trailer terangkat dari permukaan aspal.

Kondisi ini membuat badan jalan hanya dapat dilalui kendaraan secara bergantian dari satu arah ke arah lainnya.

Lanjutnya, personel Satlantas bersama anggota Polsek Gunung Megang telah melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mengurai kemacetan.

BACA JUGA:Sinergi Tertibkan Hiburan Malam Jelang Ramadan

BACA JUGA:Pemkab Muara Enim Siapkan Pasar Bedug Untuk Pelaku UMKM

Selain itu, petugas juga berupaya melakukan evakuasi kendaraan, namun belum berhasil karena ukuran dan berat trailer yang cukup besar sehingga tidak mampu ditarik oleh kendaraan biasa.

Kapolsek Gunung Megang mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap tenang, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta tidak saling mendahului, terlebih di sekitar perlintasan kereta api yang berpotensi membahayakan keselamatan.

"Dikhawatirkan apabila pengendara saling mendahului di lokasi yang sempit dan dekat perlintasan rel, dapat menimbulkan kemacetan yang lebih parah bahkan risiko kecelakaan lalu lintas,"ujarnya.

Kategori :

Terkait