Jembatan-jembatan tersebut dibangun untuk membuka akses transportasi bagi desa-desa yang sebelumnya mengalami keterbatasan infrastruktur.
BACA JUGA:Dilimpahkan ke Kejari, Kades Permata Baru Ditahan 20 Hari di Rutan Pakjo Terkait Korupsi Rp388 Juta
Dengan tersedianya akses jembatan, distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, mobilitas masyarakat meningkat, dan aktivitas ekonomi desa dapat berkembang lebih cepat.
Momentum Tanam Raya Jagung juga menjadi ajang peresmian sejumlah fasilitas di Sumatera Selatan.
Kapolri menandatangani prasasti peresmian : Jembatan Merah Putih Presisi, Paakri City Park dan Renovasi Grand Kemala
Selain itu, dilakukan penyerahan bantuan mesin pipil jagung dan mesin pengering (dryer) kepada kelompok tani sebagai dukungan peningkatan kapasitas pascapanen.
Dukungan pembiayaan juga diberikan melalui BRI Region 4 dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para petani.
Pembangunan jembatan dan penguatan sektor pertanian di Sumatera Selatan memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain membuka akses desa, infrastruktur tersebut mempercepat distribusi hasil pertanian dan memperkuat stabilitas sosial di wilayah pedesaan.
Keterlibatan Polri dalam program ini menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung agenda pembangunan nasional secara menyeluruh.
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa Polda Sumsel berkomitmen mendukung program ketahanan pangan sekaligus pembangunan infrastruktur desa.
“Polda Sumsel berkomitmen penuh mendukung program ketahanan pangan nasional.
Kehadiran Bapak Kapolri di Sumatera Selatan menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk terus bergerak bersama masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga mendorong kemajuan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program pembangunan dan pertanian menunjukkan pendekatan pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat.
“Program ini menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan daerah dan ketahanan pangan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.