Dengan kerja sama tersebut, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain di lingkungan pesantren.
BACA JUGA:Gerakan Pangan Murah di Sukaraja, Pemkot Prabumulih Bantu Warga Dapatkan Sembako Harga Terjangkau
BACA JUGA:Aktivitas Jual Beli Meningkat, Kapolres Prabumulih Imbau Warga Waspada Peredaran Uang Palsu
Akibat kebakaran tersebut, sejumlah fasilitas asrama santri hangus terbakar. Berdasarkan data sementara, sedikitnya 10 unit kipas angin, 24 lemari, serta 24 kasur yang berada di dalam asrama ikut terbakar.
Kerusakan pada berbagai fasilitas tersebut membuat pihak pondok pesantren mengalami kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIK MSi melalui Kasi Humas AKP Bratanata SH membenarkan adanya peristiwa kebakaran yang terjadi di Pondok Pesantren Al Furqon tersebut.
“Benar, petugas kita dari Polsek dan Polres sudah mendatangi TKP untuk melakukan pengecekan,” ujar Bratanata saat dikonfirmasi.
Kasi humas menjelaskan bahwa dari hasil pengecekan sementara, tidak ditemukan adanya korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun kerugian material yang dialami pihak pesantren diperkirakan cukup besar.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun untuk kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” jelasnya.
Sementara itu, terkait penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian hingga saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik di dalam bangunan asrama.
Meski demikian, polisi belum dapat memastikan secara pasti penyebab kebakaran tersebut sebelum proses penyelidikan selesai dilakukan. “Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas di lapangan,” tambahnya.
Senada dikatakan, Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Kapusdalops PB) BPBD Kota Prabumulih, Huswandi. Menurut Huswandi, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 10.30 WIB, menerima laporan tim langsung bergerak Lokasi melakukan pemadaman,” ujarnya.
Dikatakan Huswandi, tak ada korban jiwa dalam insiden itu. “Kalau korban jiwa tidak ada, namun kerugian materilnya ada banyak Kasur dan lemari yang terbakar.
Total kerugiannya menurut pihak pesantren kemungkinan mencapai ratusan juta,” pungkasnya. (abu)