Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Pastikan Pasokan Energi Aman Selama Mudik dan Arus Balik Hari Raya

Senin 16-03-2026,19:34 WIB
Reporter : Septi
Editor : Dahlia

PALPOS.CO - Menjelang masa libur dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus memastikan ketersediaan pasokan energi bagi masyarakat tetap aman.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi menjelang arus mudik dan arus balik Idulfitri di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat, Pertamina mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 2026 yang akan siaga penuh selama periode mudik dan arus balik.

Satuan tugas ini bertugas melakukan monitoring secara intensif terhadap suplai, ketahanan stok, dan distribusi energi, serta operasional sarana dan fasilitas di seluruh wilayah kerja Regional Sumbagsel.

BACA JUGA:Solidaritas Mitra Grab Palembang Warnai Ramadan Lewat Aksi Berbagi Ratusan Takjil

BACA JUGA:Antrean Paket Buka Puasa Mengular, Berkah Ramadan dari Program Warteg Gratis Alfamart

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, menyampaikan bahwa Pertamina telah melakukan berbagai langkah antisipatif guna memastikan keandalan pasokan serta kelancaran distribusi energi selama periode Ramadan dan Idulfitri.

“Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan pasokan energi tetap aman serta distribusinya berjalan lancar di seluruh wilayah kerja.

Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta instansi terkait juga terus diperkuat guna memastikan penyaluran energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” jelas Erwin.

Berdasarkan proyeksi selama periode Satgas Ramadan dan Idulfitri, konsumsi produk gasoline (Pertalite dan Pertamax Series) di wilayah Sumatera Selatan diperkirakan meningkat sekitar 10% dibandingkan rata-rata normal harian.

BACA JUGA:Pertamina Drilling Salurkan Santunan untuk 525 Anak Yatim dan Dhuafa di Berbagai Wilayah Operasional

BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Sulawesi Tengah: Sejumlah Faktor Jadi Penyebab Gagalnya Pembentukan Provinsi Sulawesi Timur

Sementara itu, konsumsi produk gasoil (Biosolar dan Dex Series) diproyeksikan turun sekitar 17%, seiring berkurangnya aktivitas angkutan logistik selama masa libur Idulfitri.

Untuk produk LPG 3 Kg, konsumsi diperkirakan meningkat sekitar 9%, terutama pada sektor rumah tangga.

Sementara kebutuhan Avtur diproyeksikan mengalami kenaikan sekitar 22% seiring meningkatnya frekuensi penerbangan di sejumlah bandara wilayah Sumsel selama periode mudik dan arus balik.

Kategori :