Ikan Bakar Parape, Kuliner Tradisional Sulawesi yang Semakin Mendunia

Selasa 17-03-2026,10:43 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

Kesegaran ikan menjadi faktor penting karena sangat memengaruhi rasa akhir dari hidangan.

BACA JUGA:Tren Kuliner, Samosa Isi Ayam Kari, Camilan Pedas yang Menggoda Lidah

BACA JUGA:Popularitas Kroket Kentang Meningkat, Dari Camilan Rumahan ke Menu Favorit Kafe

Sebelum dibakar, ikan biasanya dibersihkan lalu diberi sedikit garam dan jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis.

Setelah itu, ikan dibakar di atas bara hingga matang dan beraroma harum.

Setelah proses pembakaran selesai, ikan kemudian disiram dengan bumbu parape yang telah dimasak sebelumnya.

Bumbu ini memberikan lapisan rasa yang kuat dan membuat ikan terasa lebih lezat.

Biasanya ikan bakar parape disajikan bersama nasi putih hangat, sambal, dan lalapan seperti timun, daun kemangi, serta tomat.

Selain rasanya yang nikmat, ikan bakar parape juga dianggap sebagai makanan yang relatif sehat. Ikan merupakan sumber protein tinggi yang kaya akan omega-3, yang baik untuk kesehatan jantung dan otak.

Proses memasaknya yang menggunakan metode bakar juga membuat hidangan ini tidak memerlukan banyak minyak.

Beberapa restoran bahkan mulai melakukan inovasi dalam penyajian ikan bakar parape.

Ada yang menambahkan sentuhan modern seperti plating yang lebih menarik atau memadukannya dengan menu pendamping lain.

Meski begitu, banyak pecinta kuliner tetap lebih menyukai versi tradisional yang dianggap memiliki cita rasa paling autentik.

Pemerhati kuliner Nusantara menilai bahwa ikan bakar parape memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu ikon kuliner Indonesia di tingkat internasional.

Dengan bahan baku laut yang melimpah dan bumbu rempah khas Indonesia, hidangan ini dinilai mampu bersaing dengan menu seafood dari negara lain.

“Indonesia punya kekayaan rempah yang luar biasa. Ikan bakar parape adalah contoh bagaimana rempah itu bisa menghasilkan rasa yang unik dan kuat,” kata seorang pengamat kuliner.

Kategori :