PALEMBANG, PALPOS.CO — Gubernur Sumatera Selatan Dr. H Herman Deru menghadiri video conference Sistem Keamanan dan Ketertiban Lingkungan pada malam takbiran menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Herman Deru menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama seluruh stakeholder telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2026.
Fokus utama pemerintah daerah, kata dia, adalah memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan nyaman.
Ia menyebutkan, sekitar 3,87 juta pemudik diprediksi akan melintasi wilayah Sumatera Selatan pada Lebaran tahun ini.
BACA JUGA:Polda Sumsel Amankan 9.532 Masjid, Sholat Idul Fitri 1447 H Berlangsung Aman dan Khidmat
BACA JUGA:Ratu Dewa Ajak Warga Perkuat Persaudaraan Saat Salat Idulfitri di Masjid Agung Palembang
“Sampai sekarang kita bersama Polda dan TNI terus memantau pergerakan kendaraan. Alhamdulillah, situasinya aman dan terkendali,” ujar Herman Deru.
Selain pengamanan arus mudik, Herman Deru juga menaruh perhatian serius terhadap potensi bencana, khususnya daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ia menegaskan wilayah-wilayah rawan di Sumsel telah dipetakan, terutama menjelang datangnya fenomena El Nino.
“Kita juga mengantisipasi dampak El Nino, termasuk potensi karhutla. Daerah rawan sudah kita petakan dan menjadi perhatian utama,” tegasnya.
BACA JUGA:Lapor Kapolri via Vicon, Kapolda Sumsel Pastikan 4.303 Personel Siaga Penuh di Malam Takbiran
BACA JUGA:Kapolda Sumsel Pastikan Malam Takbiran Aman, 4.303 Personel Disiagakan Penuh
Sementara itu, kegiatan video conference diawali dengan laporan Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk mencegah kemacetan di titik-titik rawan.
Menurutnya, arus lalu lintas di jalan tol secara umum masih aman dan terkendali. Selain itu, rekayasa lalu lintas juga telah diterapkan, termasuk sistem buka-tutup di sejumlah titik tertentu.