Bupati Panca Ajak Warga Perkuat Silaturahmi dan Waspada Dampak Global di Idul Fitri 1447 H

Minggu 22-03-2026,12:12 WIB
Reporter : Isro
Editor : Dahlia

OGANILIR, PALPOS.CO - emerintah Kabupaten Ogan Ilir mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai ajang mempererat silaturahmi serta memperkuat persatuan. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Panca Wijaya Akbar saat pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Masjid Agung An-Nur, Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai, Sabtu (21/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Panca menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Ogan Ilir.

Ia juga secara pribadi dan atas nama pemerintah daerah mengucapkan “minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin” atas segala khilaf dan kekurangan.

BACA JUGA:Diduga Pamer Miras di Klub Malam, Ketua DPRD Ogan Ilir Angkat Suara, Minta BK Segera Bertindak

BACA JUGA:Rumah Warga di Ogan Ilir Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Menurutnya, Idul Fitri menjadi momen penting untuk kembali kepada fitrah, memperbaiki diri, serta mempererat hubungan antar sesama.

Ia mengajak masyarakat untuk saling memaafkan, melakukan introspeksi diri, dan memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah.

“Semoga ke depan kita dapat semakin mendekatkan silaturahmi yang selama ini mungkin berjarak. Mari kita bersama-sama membangun Ogan Ilir dengan semangat kebersamaan,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Panca juga menyoroti kondisi global yang saat ini tengah memanas, terutama terkait konflik internasional seperti Konflik Amerika Serikat, Israel dan Iran yang berpotensi berdampak pada kehidupan masyarakat, khususnya dalam hal energi dan harga kebutuhan pokok.

BACA JUGA:Foto Diduga Anggota DPRD Ogan Ilir Pesta Miras Beredar di Medsos, Tuai Sorotan Warganet

BACA JUGA:Polsek Indralaya Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis, Pemudik Merasa Lebih Aman

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir telah mulai mempersiapkan langkah antisipatif, terutama terkait kemungkinan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) serta kenaikan harga pangan.

Oleh karena itu, kemandirian pangan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah ke depan.

Sebagai salah satu upaya strategis, pemerintah daerah berencana menggagas kebijakan pengurangan hari kerja satu hari dalam sepekan setelah Lebaran. 

Kategori :