Penegakan hukum lalu lintas dilakukan secara humanis dan berbasis teknologi, dengan 4 penindakan ETLE statis, 20 ETLE mobile, serta 238 teguran kepada pengendara.
BACA JUGA:Hangat dan Penuh Kebersamaan! Open House Edward Candra Jadi Momen Silaturahmi Warga Sumsel
BACA JUGA:Antusiasme Warga Warnai Open House Wagub Cik Ujang, Silaturahmi Lebaran Penuh Keakraban.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa capaian zero korban jiwa harus dipertahankan hingga puncak arus balik.
“Tidak adanya korban jiwa hari ini adalah hasil kerja keras seluruh personel. Ini harus kita jaga dan tingkatkan saat arus balik mencapai puncaknya,” tegas Kapolda.
Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso menambahkan bahwa seluruh jajaran telah disiapkan menghadapi lonjakan arus balik dalam beberapa hari ke depan.
“Arus balik mulai terasa dan kami sudah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk rekayasa lalu lintas sesuai arahan pimpinan,” ujarnya.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan kesiapan penuh jajaran dalam mengawal perjalanan masyarakat.
“Arus balik sama pentingnya dengan arus mudik. Kami siaga penuh untuk memastikan seluruh masyarakat kembali dengan aman,” ujarnya.
Polda Sumsel mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima, serta tidak memaksakan berkendara saat lelah.
Masyarakat juga diminta memantau informasi rekayasa lalu lintas dan memanfaatkan rest area maupun pos pelayanan yang tersedia.
Apabila membutuhkan bantuan, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri di nomor 110 yang aktif 24 jam tanpa biaya.
Polda Sumatera Selatan memastikan seluruh kekuatan dikerahkan secara maksimal untuk mengawal puncak arus balik Lebaran 1447 H agar seluruh masyarakat dapat kembali ke tujuan dengan selamat, aman, dan lancar.