Di tengah agenda inspeksi, Edward justru memanfaatkan momen ini untuk mempererat silaturahmi.
BACA JUGA:Libur Lebaran Pelangi di Mars Gelar Roadshow Sumatra, Bangkitkan Antusiasme Film Anak Indonesia
BACA JUGA:Polairud Polda Sumsel Transformasi Kapal Patroli Jadi Ambulans Apung, Selamatkan Warga Terisolasi
Ia menyapa pegawai, berjabat tangan, dan menyampaikan ucapan hangat Lebaran secara langsung. Suasana formal berubah menjadi lebih cair.
“Mumpung masih suasana Syawal, saya mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga ini jadi energi baru dalam bekerja,” ucapnya.
Pesan itu sederhana, tetapi kuat. Di balik birokrasi yang kerap dianggap kaku, ada upaya membangun kedekatan emosional antarpegawai.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini menjadi simbol penting: Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan ingin memastikan roda pemerintahan langsung bergerak cepat setelah jeda panjang.
Edward juga menegaskan, tidak ada ruang untuk menunda pekerjaan. Agenda pembangunan daerah sudah menanti, dan masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat serta responsif.
Langkah cepat ini sekaligus menjadi refleksi bahwa tantangan birokrasi modern bukan hanya soal aturan, tetapi juga soal konsistensi dan komitmen.
Dengan pengawasan langsung dari pimpinan, diharapkan tidak ada lagi praktik “hari pertama santai”. Semua lini harus langsung tancap gas.
Bagi masyarakat Sumatera Selatan, pesan ini jelas: pelayanan sudah kembali normal. Tidak ada alasan untuk khawatir.
Sementara bagi ASN, ini adalah pengingat bahwa tanggung jawab tidak berhenti meski libur panjang telah berlalu.
Di tengah suasana Syawal yang penuh kehangatan, satu hal yang ditegaskan Edward Candra: bekerja dengan disiplin adalah bentuk pengabdian terbaik.
Dan dari ruang-ruang kantor di pagi itu, semangat baru itu mulai terlihat.