LUBUKLINGGAU, PALPOS.CO - Kecelakaan tragis terjadi di jalur rel kereta api kawasan RT 01, Kelurahan Mesat Seni, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Minggu (29/3/2026) sore.
Seorang remaja bernama DK (16), tewas tragis dengan kondisi kepala dan tubuh terpisah setelah tertabrak kereta api Bukit Serelo Palembang-Lubuklinggau.
Kecelakaan maut itu terjadi tidak jauh dari kediaman korban.
Hingga kini, informasi terkait kronologi kejadian masih simpang siur.
BACA JUGA:Alternatif Sehat Olahan Ayam: Nikmat Tanpa Digoreng, Ayam Kukus Jadi Pilihan Favorit
BACA JUGA:Tiga Hari Berturut-turut Listrik Padam, Warga Lubuklinggau Mengeluh, UMKM Terdampak
Awalnya, beredar kabar bahwa korban merupakan penyandang disabilitas (tuna netra dan tuna rungu).
Namun, informasi lain menyebutkan bahwa saat kejadian korban tengah berada di jalur rel sambil bermain ponsel.
Berdasarkan keterangan sementara yang dihimpun dari warga sekitar, sebelum insiden terjadi korban terlihat berada di atas rel kereta api.
Diduga, korban tidak menyadari adanya kereta yang melintas karena fokus pada ponsel yang digunakannya.
BACA JUGA:Wisata Lubuklinggau Ramai Usai Lebaran, Air Terjun Temam dan Bukit Sulap Mulai Sepi
BACA JUGA:Dua Pengedar Ekstasi Diciduk Polisi dalam Penggerebekan Cafe di Petanang
“Kejadiannya sangat cepat. Saya sempat melihat korban berdiri di tengah rel. Tidak lama kemudian kereta datang dan langsung menabrak.
Korban tidak sempat menghindar,” ujar salah satu saksi mata di lokasi kejadian.
Benturan keras membuat korban mengalami luka fatal. Bahkan, tubuh korban disebut sempat terseret sejauh kurang lebih 200 meter dari titik awal kejadian.