PALPOS.CO - Membeli mobil bekas memang menjadi solusi bagi banyak masyarakat dengan budget terbatas.
Namun, ada satu hal penting yang sering luput dari perhatian, yaitu kondisi catalytic converter atau katalis di bagian kolong mobil.
Komponen ini memiliki peran vital sekaligus nilai ekonomis tinggi, sehingga kerap menjadi target pencurian oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Perbedaan antara katalis yang masih original dengan yang sudah dibobol sebenarnya cukup jelas jika dilihat secara langsung.
BACA JUGA:Restorasi Supra MK4 Kini Resmi! Toyota Siapkan Komponen Orisinal yang Sudah Hilang
BACA JUGA:Ganas! Ferrari 812 Superfast Tembus 340 Km/Jam, Ini Rahasia Tenaganya.
Pada katalis yang sudah dibobol, biasanya terdapat bekas las-lasan yang terlihat kasar dan tidak rapi.
Sementara itu, katalis asli memiliki bentuk yang lebih presisi tanpa tanda-tanda perbaikan.
Harga catalytic converter tergolong mahal karena mengandung logam mulia seperti platinum, palladium, dan rhodium.
Nilai material tersebut membuat komponen ini sering dicuri untuk dijual kembali. Bahkan, harga katalis original bisa mencapai Rp2 juta hingga Rp5 juta atau lebih, tergantung jenis dan model mobil.
BACA JUGA:Harga Rp66 Juta! Vespa Sprint Tech 180 2026 Tawarkan Teknologi Setara Motor Modern
BACA JUGA:Bukan Facelift Biasa! Xpander Hybrid 2025 Siap Ubah Peta MPV, Indonesia Kapan?
Kasus kehilangan katalis ini bukan sekadar isu kecil. Salah satu kejadian menimpa pemilik mobil bekas jenis Toyota Innova Reborn tahun 2022.
Setelah beberapa bulan penggunaan, pemilik baru menyadari bahwa katalis mobilnya telah dibobol dan diganti dengan komponen palsu.
Hal ini tentu merugikan karena pemilik harus membeli katalis baru dengan biaya yang tidak sedikit.