MUSI RAWAS, PALPOS.CO - Kecelakaan tunggal di akses Jalan Lintas Provinsi (Musi Rawas -PALI) kembali terjadi. Kali ini kecelakaan itu dialami rombongan jurnalis dari Televisi Republik Indonesia (TVRI).
Mobil jenis Toyota Hiace berwarna silver dengan nomor polisi BG 7150 NZ, yang dikendarai rombongan jurnalis TVRI ini terjun ke jurang saat melintas di Jalan Lintas Provinsi, tepatnya di Desa Tambangan, Kecamatan Bulang Tengah Suku (BTS) Ulu Cecar, Kabupaten Musi Rawas, Sabtu 29 Maret 2026, sekitar pukul 22.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu namun Ahmad Naufal Fahrezi sopir mobil plat merah tersebut dan delapan penumpang lainnya mengalami luka ringan.
Delapan penumpang dimaksud Harryasa, Dandi, Jenoura, Abdur Rahman, Naufal, Pramana, Jumiati dan Ajun.
BACA JUGA:Polisi Ringkus Pengedar Sabu di Musi Rawas, Targetkan Buruh Tani Sawit sebagai Konsumen
BACA JUGA:Hilang Kendali Mobil Pemudik dari Batam Tujuan Palembang Nyungsup ke Jurang
Informasi yang dihimpun menyebutkan kecelakaan tersebut terjadi saat mobil dinas TVRI tersebut melaju dari arah Kabupaten Musi Rawas (Simpang Semambang) menuju Palembang dengan membawa delapan penumpang.
Namun nahas, saat dalam perjalanan diduga sopir mengemudikan kendaraan dengan kecepatan tinggi dan dalam kondisi kurang fokus atau mengantuk.
Setiba di lokasi kejadian, kendaraan lepas kendali, oleng, lalu keluar jalur ke sebelah kiri dan masuk ke semak-semak di luar badan jalan.
Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Pranata, melalui Kasat Lantas AKP Muriyanto, didampingi Kanit Gakkum,Ipda Haris Joko, menjelaskan bahwa pasca kejadian pihaknya yang mendapat informasi kecelakaan tersebut langsung turun ke lokasi kejadian dan mengevaluasi sembilan korban ke Polsek BTS Ulu Cecar untuk mendapatkan penanganan awal serta beristirahat.
BACA JUGA:Uang Miliaran Disita Kejari Mura ‘Sikat’ Uang Korupsi Sawit Yang Dipendam Dijakarta
BACA JUGA:Operasi 10 Menit, Polisi Bekuk 5 Tersangka Sabu di Camp Perkebunan Musi Rawas
Sebagai langkah antisipasi kejadian serupa, pihaknya mengimbau agar para pengendara, khususnya yang melakukan perjalanan malam, agar memastikan kondisi tubuh tetap prima.
"Mengemudi dalam keadaan mengantuk sangat berisiko dan dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun penumpang," pungkasnya. (yat)