Fluktuasi BBM Selama Lebaran 2026, Pertamina Fuel Terminal Lubuklinggau Jelaskan Ini!

Selasa 31-03-2026,20:16 WIB
Reporter : Yati
Editor : Dahlia

LUBUKLINGGAU, PALPOS.CO -  Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Lubuklinggau dan sekitarnya mengalami fluktuasi signifikan selama periode arus mudik hingga arus balik Lebaran 2026. 

Hal ini dapat dilihat dari data PT Pertamina (Persero) Fuel Terminal Lubuklinggau. 

Menurut Manager Fuel Terminal Lubuklinggau, Wawan Prabawa, adanya lonjakan penyaluran BBM di sejumlah momen krusial.

Peningkatan konsumsi BBM mulai terlihat sejak pertengahan Maret, seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

BACA JUGA:Pertamina Pastikan Stok BBM Aman, Warga Diminta Tidak Panik di Tengah Isu Kenaikan Harga

BACA JUGA:Pemkot Lubuklinggau Siap Terapkan WFH, Sekda : Tunggu Juknis Resmi

Dimana pada periode 14 hingga 20 Maret 2026, distribusi BBM melonjak cukup tajam.

“Jika biasanya penyaluran BBM berada di kisaran 600 hingga 700 kiloliter (kl) per hari, pada periode tersebut terjadi lonjakan hingga rata-rata hampir mencapai 990 kl per hari,” ungkapnya.

Namun, memasuki Hari Raya Idul Fitri pada 21 Maret, konsumsi BBM justru mengalami penurunan dan kembali ke angka normal yakni antara 600 hingga 700 kl.

Kondisi ini dinilai sebagai hal yang wajar, mengingat aktivitas masyarakat cenderung berkurang saat hari H Lebaran.

BACA JUGA:Remaja Tewas Tragis Tertabrak Kereta Api di Lubuklinggau, Kronologi Masih Simpang Siur

BACA JUGA:Alternatif Sehat Olahan Ayam: Nikmat Tanpa Digoreng, Ayam Kukus Jadi Pilihan Favorit

“Pada 21 Maret terjadi penurunan dan kembali stabil di kisaran 600 sampai 700 kiloliter per hari,” jelas Wawan.

Menariknya, tren peningkatan kembali terjadi menjelang akhir masa libur Lebaran. Pada 29 Maret, penyaluran BBM kembali naik hingga menyentuh angka sekitar 800 kiloliter per hari.

Lonjakan ini diduga berkaitan dengan meningkatnya pergerakan masyarakat yang mulai kembali dari kampung halaman atau memasuki puncak arus balik.

Kategori :