PALPOS.CO - Ledakan emosi pecah di San Siro. Inter Milan tampil brutal dan tanpa ampun saat menghancurkan AS Roma dengan skor telak 5-2 dalam laga pekan ke-31 Serie A, Senin (6/4/2026) dini hari WIB.
Sorotan utama tak terbantahkan: kembalinya sang kapten, Lautaro Martínez. Baru pulih dari cedera, striker asal Argentina itu langsung menjawab dengan performa luar biasa—dua gol cepat yang menjadi simbol kebangkitan Inter sekaligus mimpi buruk bagi Roma.
Laga bahkan belum benar-benar dimulai ketika Lautaro membuka keunggulan di menit pertama.
Umpan matang dari Marcus Thuram disambut dengan penyelesaian tajam tanpa kompromi. Gol kilat ini langsung mengubah atmosfer stadion menjadi lautan euforia.
BACA JUGA:Hasil Sassuolo vs Cagliari: Sassuolo, Comeback 2-1 atas Cagliari di Serie A.
BACA JUGA:Gasperini Buru Akhiri Kutukan Saat Roma Tantang Inter Era Baru Chivu.
Roma sempat mencoba keluar dari tekanan. Upaya mereka membuahkan hasil lewat sundulan Gianluca Mancini pada menit ke-40.
Namun sebelum turun minum, Inter kembali menghantam. Kali ini lewat aksi magis Hakan Çalhanoğlu.
Gelandang asal Turki itu melepaskan tembakan roket dari jarak sekitar 35 meter—bola meluncur liar dan tak mampu diantisipasi kiper Roma. Gol spektakuler ini menjadi titik balik yang mematahkan mental tim tamu.
Memasuki babak kedua, Inter benar-benar tak terbendung. Kombinasi Lautaro dan Thuram kembali menjadi senjata mematikan.
BACA JUGA:FIFA Matchday Juni 2026: Timnas Indonesia Dapat Dua Uji Coba.
BACA JUGA:Indonesia di Pot 4 Piala Asia 2027, Peluang Kejutan atau Terjebak Grup Neraka.
Gol kedua Lautaro di menit ke-52 lahir dari kerja sama cepat yang memecah lini belakang Roma. Tiga menit berselang, Thuram mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan tajam.
Pesta belum berhenti. Nicolò Barella ikut memperbesar keunggulan pada menit ke-63 setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Roma.
Dalam rentang waktu singkat, pertandingan berubah dari sengit menjadi dominasi mutlak Nerazzurri.