MUARA ENIM, PALPOS.CO - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-40 Tingkat Kabupaten Muara Enim Tahun 2026 resmi dimulai.
Kegiatan yang dipusatkan di Desa Muara Tenang, Kecamatan Semende Darat Tengah (SDT) dari 5 sampai dengan 11 April tersebut dibuka Bupati Muara Enim, H Edison, Senin 6 April 2026.
Dalam arahannya Bupati berharap MTQ yang diikuti 489 peserta dari 22 kafilah se-Kabupaten Muara Enim ini tak hanya mampu memperkuat nilai-nilai religius masyarakat dan beradu suara emas, namun juga menjadi wadah silaturahmi sekaligus nantinya menghasilkan qori/qoriah yang berkualitas untuk berkompetisi mewakili Kabupaten Muara Enim di MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Selatan 2026 pada Juni mendatang.
Bupati yang hadir bersama Wakil Bupati, Hj Sumarni dan juga Ketua TP PKK, Hj Heni Pertiwi Edison, mengapresiasi persiapan Kecamatan Semende Darat Tengah, khususnya Desa Muara Tenang, termasuk desa tetangga yaitu Desa Palak Tanah dan Desa Kota Agung yang telah berupaya maksimal menyukseskan MTQ kali ini.
BACA JUGA:Dua Bulan Buron, Pelaku Pencurian TBS Dibekuk
BACA JUGA:Dukung Ketahanan Pangan, Tinjau Lahan Jagung yang Bermasalah
Dengan udara sejuk dan pemandangan yang indah khas dataran tinggi Semende, Bupati berharap para peserta dan panitia dapat nyaman selama penyelenggaraan MTQ sekaligus dapat lebih mengenal Bumi Tunggu Tubang, khususnya bagi para peserta dari kecamatan lain yang belum pernah ke Semende.
Lebih lanjut Bupati menambahkan bahwa Pemkab Muara Enim berkomitmen mendukung kegiatan syiar keagamaan demi mewujudkan Muara Enim yang agamis.
Sementara itu Camat Semende Darat Laut, Zulfikar, SAg MM, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Pemka. Muara Enim menunjuk Semende Darat Tengah sebagai tuan rumah.
"Desa Muara Tenang merupakan kali kedua menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Kabupaten Muara Enim, setelah pada 2006 lalu menjadi tuan rumah di masa Bupati H Kalamuddin Djinab," terangnya.
BACA JUGA:Pastikan Kelancaran SPMB 2026 Lewat Sosialisasi Menyeluruh
BACA JUGA:25 Tahun Menanti, Pembangunan Jembatan Gantung Akhirnya Terwujud
Ia menjelaskan bahwa kegiatan selama sepekan ini mempertandingkan beberapa cabang diantaranya tilawah, tahfiz, tafsir, kaligrafi maupun karya tulis Islami. (ozi)