FKIP UNSRI Diseminasi STEM-IoT dengan Minecraft Education

Selasa 07-04-2026,21:33 WIB
Reporter : Isro
Editor : Bambang

"Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rerata nilai posttest mencapai 88,4 yang masuk kategori tinggi, dibandingkan pretest sebesar 58 yang tergolong rendah,"ucapnya.

BACA JUGA:Sambut Idul Fitri 1447 H, UNSRI Bagikan 80 Paket Sembako untuk Mahasiswa Afirmasi

BACA JUGA:Sudah Hafal 16 Tenses tapi Skor TOEFL Masih di Bawah 450? Ternyata Ini 'Blind Spot' yang Jarang Disadari

Selain itu, nilai N-Gain sebesar 0,72 juga menunjukkan kategori tinggi, yang mengindikasikan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan literasi energi siswa.

Sesi FGD dalam kegiatan ini difokuskan untuk mengevaluasi implementasi program sekaligus merumuskan strategi penguatan dan keberlanjutan program berbasis STEM-IoT. 

Selain itu, penggunaan platform Minecraft Education turut menjadi perhatian dalam meningkatkan kemampuan computational thinking peserta didik.

Dekan FKIP UNSRI, Dr. Hartono, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mengembangkan inovasi pembelajaran.

Ia menyebutkan bahwa sinergi tersebut menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.

Sementara itu, laporan hasil pengabdian di SMP Negeri 5 Indralaya Utara disampaikan oleh Dr. Frendi Ihwan Syamsudin yang menyoroti peningkatan literasi sains dan keterampilan abad ke-21. 

Adapun laporan pengabdian internasional di Sekolah Kebangsaan Dato’ Abdul Rahman Yassin (SK DARY) menunjukkan bahwa penggunaan Minecraft Education mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara signifikan.

"Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber internasional dari Universiti Teknologi Malaysia, yakni Dr. Nor Farahwahidah.

Pendekatan STEM yang tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga aplikatif dalam pembelajaran nyata, serta berbagi praktik implementasi di Malaysia,"jelasnya.

Kolaborasi internasional ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama dalam bidang pengabdian, penelitian, dan publikasi ilmiah.

Salah satu implementasinya adalah kegiatan pengabdian bersama antara FKIP UNSRI dan UTM di SK DARY yang memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kemampuan berpikir komputasional siswa.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti Dinas Pendidikan, pengawas sekolah, kepala sekolah, guru IPA dan Fisika, serta mahasiswa.

Diskusi ini menghasilkan berbagai masukan konstruktif guna memperkuat keberlanjutan program.

Kategori :