SEMARANG, PALPOS.CO — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor transportasi, melalui kerja sama strategis dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan.
Kesepakatan bersama tersebut ditandatangani di sela kegiatan wisuda taruna-taruni Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026), yang dihadiri langsung Wamenhub Komjenpol (Purn) Suntana, dilakukan Bupati Muba H M Toha Tohet diwakili oleh Kepala BKPSDM Muba H Pathi Riduan SE ATD MM, dengan Direktur Politeknik Transportasi Darat Indonesia (STTD) Avi Mukti Amin.
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Muba dalam menyiapkan SDM unggul melalui jalur pendidikan kedinasan, khususnya di bidang transportasi yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Pathi Riduan menjelaskan, kolaborasi tersebut tidak hanya melibatkan Muba, tetapi juga sejumlah pemerintah daerah lain seperti Kota Cirebon, Madiun, Salatiga, Kabupaten Banyuasin, Tebo, Natuna, Kulonprogo, dan Semarang, serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
BACA JUGA:Tidur dengan Tas Pinggang Berisi 15 Paket Sabu, Pengedar di Sungai Keruh MUBA Dibekuk
BACA JUGA:Kasus Aset Tanah Pemkab Muba Naik ke Penyidikan, Dugaan Korupsi Bernilai Miliaran Menguat
“Kerja sama ini merupakan bagian dari pola pembibitan taruna di sekolah kedinasan transportasi.
Harapannya, lulusan yang dihasilkan benar-benar siap pakai dan mampu menjawab kebutuhan daerah,” ujar Pathi.
Menurut dia, program pengembangan SDM melalui pendidikan kedinasan telah menjadi salah satu strategi utama Pemkab Muba dalam beberapa tahun terakhir.
Melalui skema beasiswa, putra-putri terbaik daerah didorong untuk menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi kedinasan.
BACA JUGA:Kabur dan Buang Sabu Saat Dikejar, Tersangka di Perumahan Beca Sekayu Terjatuh dan Ditangkap Polisi
Program tersebut dirancang terintegrasi dengan kebutuhan daerah. Lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan diharapkan dapat langsung diangkat sebagai aparatur sipil negara (ASN) dan mengisi formasi strategis di lingkungan Pemkab Muba.
“Dengan pola ini, pemerintah daerah tidak hanya membantu akses pendidikan, tetapi juga memastikan keberlanjutan karier dan pengabdian lulusan bagi daerah,” kata Pathi.
Ia menambahkan, kerja sama pengembangan SDM ini telah memasuki tahun ketiga dan menunjukkan perkembangan yang konsisten.