BATURAJA, PALPOS.CO - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga binaan dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tahun 2026.
Kepala Rutan Kelas IIB Baturaja, Fitri Yady, Kamis (9/4) mengatakan bahwa momentum bersejarah ini dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat transformasi pemasyarakatan yang lebih peduli terhadap aspek kesehatan.
Dia mengatakan, kegiatan yang dipusatkan di Klinik Pratama Rutan Baturaja tersebut melibatkan seluruh elemen di dalam Rutan untuk diperiksa kesehatannya secara gratis.
Sasaran utama dari pengobatan gratis ini tidak hanya terbatas pada warga binaan yang sedang menjalani masa pidana, tetapi juga mencakup seluruh petugas pemasyarakatan di Rutan Baturaja.
BACA JUGA:Belasan Rumah Warga di Kabupaten OKU Terancam Longsor
BACA JUGA:Ikut Rakor Karhutla Bersama Menteri LH, Bupati Siapkan Langkah Strategis Untuk Antisipasi
"Pelayanan kesehatan merupakan hak dasar yang paling esensial dan harus terpenuhi tanpa terkecuali, termasuk warga binaan," katanya.
Adapun layanan yang diberikan mulai dari pemeriksaan fisik dasar meliputi pengecekan tekanan darah secara rutin dan pengukuran suhu tubuh untuk mendeteksi gejala awal infeksi.
Selain pemeriksaan dasar, kegiatan ini juga memprioritaskan skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) yang seringkali tidak disadari oleh pasien.
Pemeriksaan mencakup uji kadar gula darah, kolesterol, hingga asam urat untuk memetakan risiko penyakit degeneratif di kalangan warga binaan dan petugas.
BACA JUGA:HBP ke-62, Rutan Baturaja Gelar Razia dan Tes Urine
BACA JUGA:DPRD OKU Sahkan Prolegda 2026, Fokus Tata Ruang hingga Pesantren
Sebagai langkah preventif tambahan, pihaknya juga membagikan vitamin dan obat-obatan pendukung guna menjaga daya tahan tubuh warga binaan dan petugas rutan di tengah kondisi cuaca yang sering berubah-ubah secara ekstrem.
"Tim medis juga menyediakan sesi konsultasi terbuka bagi mereka yang memiliki keluhan kesehatan ringan agar segera mendapatkan penanganan sebelum kondisi memburuk," ujarnya.
Sementara, Ebeng, salah seorang warga binaan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas program yang dicanangkan oleh Rutan Baturaja tersebut.