Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan ketentuan Pasal 607 ayat (1) huruf a jo Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
BACA JUGA:Koordinasi Penanganan Longsor di Semende
Usai pelaksanaan Tahap II, tersangka langsung ditahan oleh Jaksa Penuntut Umum guna kepentingan proses penuntutan lebih lanjut.
Selanjutnya, JPU akan segera menyusun surat dakwaan dan melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Negeri Muara Enim untuk disidangkan.
Kejaksaan Negeri Muara Enim menegaskan komitmennya untuk menegakkan hukum secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta menindak tegas segala bentuk tindak pidana, khususnya yang berkaitan dengan pertambangan ilegal dan pencucian uang.(ozi)