PALPOS.CO - Nissan kembali menegaskan komitmennya di dunia elektrifikasi dengan meluncurkan JUKE generasi terbaru yang sepenuhnya listrik dalam ajang Nissan Vision Event di Jepang.
Kehadiran model ini bukan sekadar penyegaran, melainkan langkah strategis untuk memperkuat posisi Nissan di pasar kendaraan listrik (EV), khususnya di kawasan Eropa yang semakin kompetitif.
Dengan karakter desain yang ikonik, kompak, dan ekspresif, Nissan Juke EV membawa DNA khasnya ke era tanpa emisi.
BACA JUGA:SUV Listrik BMW iX3 Makin Dekat ke Indonesia, Jarak Tempuh 460 Km Bikin Tergoda
BACA JUGA:Kolaborasi Gemas! Honda Hadirkan Scoopy Cinnamoroll 2026 Edisi Terbatas
Model ini menjadi simbol evolusi dari crossover yang sejak awal dikenal berani melawan arus desain konvensional.
Evolusi Ikonik: Dari Kontroversial Jadi Legendaris
Sejak debutnya pada 2010, Nissan Juke telah terjual lebih dari 1,5 juta unit di Eropa.
BACA JUGA:Jangan Bingung, Ini Kelebihan Sistem Sewa Baterai Pada Mobil Listrik
BACA JUGA:Gila! Toyota bZ7 Pakai Teknologi Huawei, Bisa Tempuh 700 Km Sekali Cas
Desain uniknya yang berani membuatnya sempat menuai kontroversi, namun justru menjadi daya tarik utama yang membentuk segmen crossover kompak modern.
Kini, generasi ketiga Juke mempertahankan karakter tersebut, namun dengan pendekatan yang lebih futuristis melalui penggunaan powertrain listrik penuh (Battery Electric Vehicle/BEV).
Transformasi ini menjadi bagian penting dari visi Nissan menuju mobilitas tanpa emisi.
BACA JUGA:Era Baru Dimulai: Yangwang U9 Xtreme Sentuh 308 mph di Uji Coba
BACA JUGA:QJMOTOR FORT 600 2026: Maxi Scooter 550cc Penantang Yamaha TMAX