Kue Ku, Warisan Kuliner yang Bangkit di Era Modern

Minggu 26-04-2026,09:50 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Bambang

PALPOS.CO - Kue tradisional Indonesia kembali menjadi sorotan, terutama di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap kuliner lokal yang autentik dan bernilai budaya tinggi.

Salah satu yang kini mulai banyak dibicarakan adalah “kue ku”, jajanan khas yang memiliki cita rasa manis legit serta tampilan yang sederhana namun penuh makna.

Kue ku merupakan salah satu jenis kue basah yang sudah lama dikenal di berbagai daerah di Indonesia.

Kue ini umumnya berbahan dasar tepung beras ketan yang dibentuk bulat pipih dan diisi dengan kacang hijau manis.

BACA JUGA:Sosis Solo, Cita Rasa Tradisional yang Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi

BACA JUGA:Martabak Telor, Kuliner Jalanan Gurih yang Tetap Eksis dan Digemari di Indonesia

Bagian luarnya biasanya diberi warna merah atau hijau, menjadikannya tampak menarik sekaligus mudah dikenali.

Teksturnya yang lembut dan kenyal berpadu dengan isian yang halus membuat kue ini digemari oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Dalam beberapa tahun terakhir, keberadaan kue ku sempat tergeser oleh hadirnya berbagai jenis makanan modern dan tren kuliner luar negeri.

Namun kini, tren tersebut mulai berbalik. Banyak pelaku usaha kuliner yang kembali mengangkat kue tradisional sebagai produk unggulan mereka, termasuk kue ku.

BACA JUGA:Dimsum Keju Goreng Jadi Primadona Baru Kuliner Kekinian di Indonesia

BACA JUGA:Brownies Coklat Lumer Jadi Tren Kuliner, Lelehan Manisnya Bikin Ketagihan

Hal ini tidak terlepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan warisan budaya, termasuk dalam hal makanan.

Salah satu pelaku usaha kue ku, Siti Rahma (42), mengaku permintaan terhadap kue tradisional ini meningkat signifikan sejak dua tahun terakhir.

“Dulu yang beli kebanyakan orang tua untuk acara tertentu. Sekarang anak muda juga mulai suka, bahkan banyak yang pesan untuk hampers atau hadiah,” ujarnya.

Kategori :