“Dalam TFG ini disimulasikan pergerakan pasukan, pola pengamanan, hingga langkah-langkah penanganan apabila terjadi eskalasi situasi, sehingga seluruh personel memiliki gambaran yang sama dalam bertindak,” jelasnya.
BACA JUGA:Aksi Penggelapan Terbongkar, Polisi Amankan Dua Pelaku di Pemulutan
BACA JUGA:Polisi Ringkus Pelaku Penusukan Mahasiswa di Indralaya, Satu Pelaku Masih Diburu
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana penting dalam menyatukan persepsi antar fungsi pengamanan, mulai dari Dalmas awal, Dalmas lanjut, hingga unsur pendukung lainnya.
Dengan demikian, penanganan aksi unjuk rasa dapat dilakukan secara profesional, terukur, dan tetap humanis.